Bulog Madura Gencarkan Penyerapan Gabah Kering Panen dari Petani
- 02 Apr 2026 10:58 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Perum Bulog Cabang Madura menggencarkan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) dari petani guna mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Madura, Ahmad Rofi'i mengatakan pada tahun 2026 ini, pihaknya mendapatkan target serapan sebanyak 4.000 ton GKP untuk wilayah Madura yang meliputi empat kabupaten, yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.
Rofi'i menyebut, hingga bulan Maret, penyerapan Bulog Madura mencapai 2.700 ton GKP atau 67 persen dari target yang diberikan."Selanjutnya selama dua bulan ke depan, kami upayakan serapan gabah kering panen di Madura mencapai target," ucapnya, Kamis, 2 April 2026.
Menurutnya, Bulog Madura telah melakukan penyerapan sejak awal tahun, namun ada beberapa tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti masih ada beberapa petani enggan menjual hasil panennya dan secara umum panen padi di Madura hanya setahun sekali.
Karena itu, pihaknya melibatkan pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk mengedukasi petani agar mau menjual hasil panen secara optimal sekaligus mengawal penyerapan GKP agar sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.
Ia menambahkan, GKP yang diserap oleh Perum Bulog dari petani diolah menjadi beras, yang kemudian disalurkan untuk dua program utama pemerintah, yaitu Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dan Bantuan Pangan.
"Tahun ini target penyaluran beras SPHP di Madura sebanyak 3.000 ton. Sedangkan untuk bantuan pangan menyasar 700.000 penerima berdasarkan data Kementerian Sosial. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....