BPBD Sampang Ingatkan Titik Rawan Pohon Tumbang dan Banjir di Sampang

  • 30 Mar 2026 20:30 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mulai memetakan potensi kerawanan bencana hidrometeorologi seiring masuknya masa pancaroba di wilayah Madura. Perubahan cuaca yang tidak menentu, ditandai dengan hujan lebat tiba-tiba dan angin kencang, dinilai memperbesar risiko pohon tumbang hingga genangan air di sejumlah titik vital.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa karakteristik cuaca pancaroba di Sampang sering kali memicu angin kencang yang dapat membahayakan pengguna jalan.

"Kami mengimbau warga untuk benar-benar memetakan rute perjalanannya. Hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan tua yang konstruksinya sudah rapuh saat hujan mulai turun disertai angin," ujar Hozin, Senin 30 Maret 2026.

Selain ancaman angin, BPBD juga menyoroti potensi genangan di wilayah perkotaan dan dataran rendah. Drainase yang tersumbat menjadi faktor utama meluapnya air ke jalan raya maupun pemukiman warga saat intensitas hujan meningkat dalam durasi singkat.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD meminta masyarakat di tiap kecamatan untuk proaktif melakukan kerja bakti membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing. Langkah kecil ini dianggap krusial untuk mengurangi beban debit air yang masuk ke sungai-sungai besar di Sampang.

Hingga saat ini, personel BPBD terus disiagakan untuk memantau perkembangan cuaca dari BMKG dan melakukan patroli di wilayah-wilayah yang dianggap memiliki indeks risiko bencana tinggi guna memastikan respon cepat jika terjadi keadaan darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....