Hadiatullah, Pemuda Pamekasan Raih Gelar Doktor Terbaik di Cina
- 20 Feb 2026 04:35 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Pemuda asal Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Hadiatullah berhasil meraih wisudawan terbaik program doktor di Tianjin University (TJU), Tiongkok. Kini, pria kelahiran 16 Agustus 1993 itu menyandang gelar doctor of philosopy (PhD) jurusan Kimia Terapan Konsentrasi Farmasi di Sekolah Ilmu dan Teknologi Farmasi, Universitas Tianjin.
Pada program Indonesia Cerdas RRI Sampang, Rabu, 18 Februari 2026, Hadi menceritakan, setelah menempuh pendidikan SMP dan SMA di Pondok Pesantren Al-Amien, Kabupaten Sumenep, ia melanjutkan studi ke Universitas Brawijaya (UB) Malang dengan mengandalkan Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi).
Kemudian, Hadi mempunyai kesempatan menjadi mahasiswa magister di Tianjin University of Science and Technology (TUST) melalui jalur beasiswa Chinese Government Scholarship. Setelah lulus S-2, lebih mudah bagi dirinya mendapat beasiswa dari pemerintah Cina, hingga akhirnya memiliki kesempatan melanjutkan studi S-3 di Universitas Tianjin.
"Akhirnya, dengan penuh perjuangan, kesabaran dan doa, alhamdulillah saya dapat menyelesaikan studi S-3 kurang lebih setengah tahun lebih cepat. Saya lulus di Januari yang seharusnya di bulan Juni atau Juli tahun ini," ucapnya.
Menurut Hadi, rasa keingintahuan yang tinggi membuat dirinya tidak lelah menempuh pendidikan hingga kini menyandang gelar doktor."Sejak menempuh pendidikan S-1, saya sudah sering melakukan penelitian di laboratorium. Bahkan saya pernah mewakili UB untuk kompetisi tingkat internasional di Korea, dan alhamdulillah dapat penghargaan," katanya.
Lanjut Hadi menyampaikan, tidak takut untuk memulai dan tidak malu bertanya, menjadi kunci utama untuk bertahan dan sukses studi di luar negeri."Jadi kita memang harus memulai terlebih dahulu, baru kemudian kita akan memiliki komunitas dan semacamnya. Terpenting, harus memiliki kegigihan untuk menggerakkan kemampuan yang kita miliki," ujarnya, menambahkan.
Ke depan, kata Hadi, dirinya ingin tetap melakukan penelitian dan pengembangan, di antaranya terkait garam dan tembakau di Madura."Dua objek itu cukup menarik untuk dilakukan penelitian. Sudah ada pembicaraan dengan beberapa stakeholder di Madura terkait dengan hal itu. Saya akan lakukan penelitian dua objek itu untuk pengembangan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat di Madura," katanya, mengakhiri. (Rini Suciati)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....