Badan Hisab Rukyat Sampang Prediksi Puasa pada 19 Februari 2026

  • 17 Feb 2026 10:25 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, telah merilis data hisab terkait penentuan awal bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M. Berdasarkan hasil perhitungan matematis dan astronomis, awal Ramadan diprediksi akan jatuh pada hari Kamis Pahing, 19 Februari 2026. Ketua Badan Hisab Rukyat Kabupaten Sampang Moh. Huzaini memyampaikan pihaknya akan melakukan pengamatan langsung Hilal Rukyat pada 17 Februari.

BACA JUGA: Kemenag Bangkalan: Hormati Perbedaan Awal Ramadhan

"Berdasarkan hisab ini akan dilengkapi dengan pengamatan hilal yang akan dilakukan di Pelabuhan Taddan Camplong pada pukul 16:00 WIb, " tutur Huzaini Selasa, 17 Februari 2026.

Sejauh ini, data hisab mencatat ijtima' (konjungsi) diperkirakan terjadi pada hari Selasa Kliwon, 17 Februari 2026, pukul 19:03:24 WIB. Namun, saat pada posisi matahari terbenam posisi hilal masih berada di bawah ufuk. BHR mencatat

BACA JUGA: Awal Ramadan Bisa Beda, Kemenag Pamekasan: Tidak Masalah

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Hilal Hakiki berada di bawah ufuk, dengan elongasi 01' 03'' di bawah ufuk, dan hilal terbenam terlebih dahulu daripada matahari.

Dengan kondisi ini posisi hilal belum memenuhi kriteria Imkan Rukyah MABIMS, tinggi 3° tinggi dan elongasi 6,4° . MABIMS merupakan kesepakatan penentuan awal bulan hijriah oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS)

Kondisi tinggi dan elongasi yang belum memenuhi kriteria maka membuat bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Menunggu Keputusan Pemerintah Ketua BHR Kabupaten Sampang, Drs. H. Moh. Huzaini, MH, menekankan bahwa data ini merupakan hasil hitungan hisab sebagai panduan bagi masyarakat.

Mengenai perbedaan awal puasa di masyarakat, masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan saling menghormati jika nantinya terjadi perbedaan dalam mengawali ibadah puasa di tahun 2026 ini.

" Di sini ada perbedaan hari awal puasa di masyarakat. Dengan metode Imkan Rukyah (Pemerintah/PBNU) awal Ramadan kemungkinan besar jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Sedangkan dengan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah awal 1447 H diprediksi jatuh lebih awal, yaitu pada Rabu Legi, 18 Februari 2026, untuk itu semua harus disikapi dengan bijak," tambahnya.

" Meskipun hasil hisab menunjukkan awal Ramadan jatuh pada hari Kamis, kita tetap menunggu hasil Rukyatul Hilal resmi dan keputusan Sidang Itsbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI," lanjutnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....