Kemenag Bangkalan: Hormati Perbedaan Awal Ramadhan

  • 17 Feb 2026 09:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan mengingatkan umat Islam agar menyambut Ramadhan dengan sikap saling menghormati. Hal ini menyusul adanya potensi perbedaan penetapan awal puasa 1447 Hijriyah akibat perbedaan metodologi antara pemerintah dan sejumlah ormas Islam.

BACA JUGA: Awal Ramadan Bisa Beda, Kemenag Pamekasan Tidak Masalah

BACA JUGA: Rukyatul Hilal Awal Ramadan Digelar di Pantai Gebang Bangkalan

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Bangkalan, Abd. Hamid mengungkapkan pihaknya hanya bertugas melaporkan hasil rukyatul hilal ke Pengadilan Agama, kemudian diteruskan ke Kanwil Kemenag Jawa Timur, sebelum akhirnya diputuskan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama RI.

BACA JUGA: Jelang Ramadan, Jasa Cuci Karpet Bangkalan Kebanjiran Order

“Penetapan awal Ramadhan bukan kewenangan kami di daerah, melainkan ditetapkan oleh Kementerian Agama RI bersama elemen terkait,” ujarnya. Selasa, 17 Februari 2026.

BACA JUGA: Momen Ramadan Dorong Inflasi Musiman?

Ia menjelaskan, potensi perbedaan muncul karena adanya perbedaan metodologi. Muhammadiyah, misalnya, menggunakan Hisab Hakiki dengan Kalender Hijriyah Global Tunggal dan telah menetapkan 18 Februari 2026 sebagai awal Ramadhan. Sementara pemerintah menggunakan metode imkanul ru’yah, yakni pengamatan hilal. Jika hilal tidak terlihat, maka penetapan awal Ramadan bisa berbeda dengan ormas lain.

“Karena itu sangat dibutuhkan sikap saling menghormati terhadap keyakinan dan keputusan masing-masing umat Islam. Tidak perlu diperdebatkan, yang penting kita tetap menjaga kerukunan,” ucap Abd. Hamid.

Selain itu, ia menekankan makna spiritual dari rukyatul hilal. “Rukyatul hilal adalah mekanisme untuk memastikan kepastian hukum ibadah puasa. Agama mengatur kapan harus dimulai dan diakhiri. Pemerintah bertanggung jawab agar umat Islam memiliki kepastian dalam menjalankan ibadah,” kata Hamid dengan mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....