Terkendala Lahan, Pembangunan Belasan Gerai KMP di Pamekasan Belum Terealisasi

  • 10 Feb 2026 12:23 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Salah satu tantangan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Pamekasan adalah ketersediaan lahan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Pamekasan, Achmad Sjaifudin.

Achmad mengatakan dari 189 KDKMP di Pamekasan, 13 di antaranya belum dapat memulai pembangunan gerai, karena masih kesulitan mencari lahan. Ia menyebut, 13 KDKMP yang belum membangun gerai tersebar di Kecamatan Pamekasan, Pegantenan, Palengaan, Waru, dan Pasean.

"Terutama karena terbatasnya aset desa dan kelurahan, lokasi yang tidak strategis atau ketidaksesuaian lahan," ucapnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Tantangan lainnya bagi KDKMP menurut Achmad, yaitu menentukan rencana bisnis atau usaha yang akan dijalankan dan manajemen administrasi yang transparan dan terstruktur.

Karena itu, perlu tenaga pendamping profesional, berbagai pelatihan untuk pengurus KDKMP dan pengawasan yang ketat untuk memastikan keberhasilan operasional dan tata kelolanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat. Salah satu bentuk dukungan itu melalui kemudahan pemberian izin lahan untuk pembangunan gerai Koperasi Merah Putih.

"Kami terus berkoordinasi dengan kepala desa, karena kebanyakan gerai koperasi merah putih dibangun di atas tanah kas desa. Terkait izin, semaksimal mungkin untuk diproses, dan pemkab tidak akan mempersulit," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk pengawasan pembangunan gerai KDKMP dilakukan oleh Kodim melalui Babinsa dan masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....