Tokoh Pemuda Sampang Ingatkan Bahaya PMI Jalur Ilegal

  • 27 Jan 2026 19:17 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Tokoh Pemuda Kecamatan Pangarengan, Zainullah, menyoroti bahaya jalur ilegal bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sampang. Fenomena ini dinilai mengancam keselamatan dan perlindungan hukum pekerja.

“Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan dan masa depan generasi muda,” ujar Zainullah. Pernyataan disampaikan dalam dialog di RRI Sampang, Selasa 27 Januari 2026.

Zainullah menegaskan jalur resmi memberi kepastian perlindungan bagi PMI. Jalur ilegal, katanya, berisiko menimbulkan masalah hukum dan eksploitasi di luar negeri.

Ia menyoroti keterbatasan edukasi dan akses informasi bagi masyarakat desa. "Sosialisasi pemerintah belum sepenuhnya menjangkau seluruh calon PMI," ungkapnya.

Menurut Zainullah, sebagian masyarakat lebih percaya iming-iming keberangkatan cepat dari lingkungan sekitar. 

"Prosedur resmi  lambat dan rumit, maka dari itu ini kerja pemerintah agar prosesnya dipercepat," katanya.

Disnaker Sampang mencatat total 315 PMI telah diverifikasi resmi sepanjang 2025. Arab Saudi menjadi negara tujuan terbanyak dengan 169 PMI asal Sampang.

Kecamatan Sampang menyumbang 55 PMI, Pangarengan 46 orang, Torjun dan Camplong masing-masing 35. Disnaker menekankan jalur resmi penting untuk perlindungan pekerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....