Terkendala Cuaca, Produksi Genteng di Sampang Menurun

  • 23 Jan 2026 06:00 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Stok genteng di Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, mengalami penurunan signifikan selama musim hujan.

Para perajin genteng menghadapi kesulitan pengambilan tanah liat sebagai bahan baku utama. Akses jalan menuju lokasi pengambilan tanah menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan saat hujan.

Salah satu perajin genteng di Kecamatan Karang Penang, Lamri menyampaikan musim hujan sangat memengaruhi kelancaran produksi. Ia menjelaskan hambatan utama berasal dari terbatasnya akses menuju lokasi bahan baku.

“Kalau musim hujan, kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi pengambilan tanah karena jalannya becek, sehingga stok bahan baku terbatas," kata Lamri, Kamis, 22 Januari 2026.

Selain bahan baku, proses pencetakan dan penjemuran genteng juga berlangsung lebih lama. Cuaca tidak menentu membuat genteng sulit kering secara maksimal.

“Biasanya musim kemarau satu hari dijemur sudah cukup. Namun, saat musim hujan, penjemuran bisa mencapai satu minggu atau lebih," ujarnya, menambahkan.

Sementara, du tengah penurunan produksi, permintaan genteng tetap tinggi di pasaran. Kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga jual genteng.

“Sekarang harga genteng gelombang sekitar Rp1,4 juta per seribu biji. Harga tersebut belum termasuk ongkos pengiriman ke pembeli," katanya.

Lamri berharap pemerintah memberikan solusi terkait infrastruktur akses bahan baku dengan cara melakukan perbaikan jalan guna membantu kelancaran produksi saat musim hujan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....