Ponpes Nazhatut Thullab Cetak Santri Berdaya Saing Global

  • 16 Des 2025 12:45 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Pandemi Covid-19 pada tahun 2019 menjadi pemicu bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Nazhatut Thullab untuk melakukan langkah perubahan signifikan, berfokus pada digitalisasi kurikulum dan proses pembelajaran. Perubahan ini tidak hanya bertujuan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan efektif dan efisien, tetapi juga untuk membekali santri dengan literasi digital yang mumpuni di era saat ini.

BACA JUGA: Kemenag Bangkalan Proses Pendampingan Lansia dan Mahram

Menurut Darwis Abroriy, Kepala Biro III Bagian Dasar dan Menengah Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, salah satu inisiator perubahan di Ponpes tersebut, langkah strategis ini dimulai sejak tahun 2020.

BACA JUGA: Baznas Pamekasan Buka Donasi Bencana Aceh-Sumatra

"Ini merupakan salah satu langkah perubahan yang kita lakukan pas kita dilanda Covid-19," ungkapnya, Selasa (16/12/2025).

Salah satu inovasi kunci adalah pemanfaatan media sosial sebagai platform pengumpulan tugas. Santri didorong untuk menggunakan YouTube untuk tugas berbentuk video, serta Instagram dan Facebook untuk narasi atau teks.

"Pandangan kami, setiap santri tentunya butuh untuk melakukan aktualisasi," lanjut Darwis. Sebelumnya, penilaian hanya diketahui oleh santri dan guru. Namun, melalui publikasi di media sosial, hasil karya santri dapat dilihat oleh masyarakat luas, terutama keluarga dan para orang tua.

"Mereka betul-betul akan berjuang penuh, mereka akan mengaktualisasikan secara penuh. Sebab mereka tahu bahwa produk mereka akan dicek, akan dilihat juga oleh keluarganya," ungkapnya, mengakhiri.

Hal ini secara tidak langsung juga meningkatkan tingkat kepercayaan diri (public speaking) para santri, yang terbukti bermanfaat saat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....