BPBD Sampang Siaga Cuaca Ekstrem Enam Kecamatan
- 13 Des 2025 13:40 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mengaktifkan status siaga darurat menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem. Warga di enam kecamatan diimbau meningkatkan kewaspadaan.
BACA JUGA: BPBD Sampang Waspadai Banjir
BACA JUGA: Penggunaan Aplikasi Garda Desa di Sampang Belum Maksimal
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menyampaikan bahwa kondisi cuaca saat ini berisiko memicu bencana. “Kabupaten Sampang berada dalam kondisi siaga penuh bencana,” ujarnya, Sabtu (12/12/2025).
BACA JUGA: KPM Diharapkan Jadi Pusat Layanan Kebutuhan Pokok
Ia menjelaskan, fenomena puncak bulan purnama atau full moon yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat meningkatkan potensi banjir rob. “Pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan intensitas hujan tinggi dapat memperbesar ancaman bencana, terutama bagi warga pesisir,” katanya.
BACA JUGA: Perum BULOG Tanam 250 Jambu Air di Camplong
Berdasarkan pemetaan BPBD, terdapat tiga kecamatan yang menjadi langganan banjir tahunan dan kini berstatus siaga, yakni Kecamatan Sampang, Jrengik, dan Tambelangan. Wilayah tersebut menjadi prioritas pemantauan.
“Wilayah-wilayah tersebut menjadi fokus utama kami karena secara historis paling sering terdampak,” ungkap Hozin.
Selain banjir, BPBD juga mewaspadai potensi tanah longsor di sejumlah daerah perbukitan. Lima kecamatan masuk kategori rawan longsor, yaitu Jrengik, Tambelangan, Karang Penang, Kedungdung, dan Robatal.
BPBD Sampang mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca dari sumber resmi BMKG dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda bahaya. “Dengan kesiagaan bersama, risiko bencana dapat ditekan,” pungkas Hozin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....