Tim Arya Wiraraja UTM Juara Debat Hukum Nasional
- 05 Jul 2025 17:10 WIB
- Sampang
KBRN, Bangkalan: Tim debat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang bernama Arya Wiraraja berhasil meraih Juara 1 lomba debat hukum nasional "Justevia Law Debate Competition" diselenggarakan oleh DEMA-I Institut Agama Islam Negeri Parepare, Sulawesi Selatan, yang berlangsung pada 3–5 Juli 2025 dan diikuti oleh 12 tim dari 10 universitas di seluruh Indonesia.
Tim Arya Wiraraja terdiri dari tiga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM): Nuris Sofa Wiraraja Alfaz, Khairul Insani, Nurul Uttamimah.
Dengan persiapan selama kurang lebih 1,5 bulan, tim ini menghadapi berbagai tantangan dan dinamika. Namun, semangat kebersamaan dan saling mendukung menjadi kunci utama keberhasilan mereka.
“Alhamdulillah, perjalanan lomba ini sangat seru dan penuh makna. Kami tetap konsisten, saling mendukung, dan saling memahami satu sama lain. Tidak ada paksaan, tidak ada saling menjatuhkan semua kami jalani dengan semangat kebersamaan,” ujar Nuris Sofa Wiraraja Alfaz, ketua tim kepada RRI.co.id. Sabtu (5/7/2025)
BACA JUGA: Berawal Pesan Ibu, Pemuda Desa Raih Prestasi Nasional
Perjalanan dari Madura ke Parepare pun menjadi pengalaman tersendiri. Berkat dukungan penuh dari kampus, tim diberangkatkan menggunakan pesawat dan dijadwalkan pulang dengan kapal KM Ngapulu dari Makassar menuju Pelabuhan Perak. Kehadiran mereka sebagai peserta dari daerah terjauh mendapat apresiasi tinggi dari panitia dan dewan juri.
“Kami sangat bersyukur karena difasilitasi penuh oleh kampus. Bahkan, kami mendapat sambutan hangat dari panitia dan apresiasi dari dewan juri karena menjadi peserta paling jauh di antara finalis,” tambah Nuris yang saat ini tengah menempuh semester VI Fakultas Hukum, Prodi Ilmu Hukum.
Kemenangan ini menjadi kado istimewa bagi UTM yang tengah merayakan Dies Natalis ke-24. Sesuai dengan jargonnya, “UTM Berakar di Bumi Madura, Berdampak untuk Dunia”, prestasi ini membuktikan bahwa meskipun UTM berada di Madura, kiprahnya mampu menjangkau panggung nasional.
“Tidak semua Universitas di Sulawesi Selatan mengenal UTM. Tapi hari ini, kami membawa nama UTM agar dikenal lebih luas, di berbagai daerah dan provinsi,” jelas Nuris.
Lebih dari sekadar prestasi akademik, kemenangan ini juga menjadi bentuk bakti kepada keluarga.
“Yang paling utama, ini kami persembahkan untuk keluarga kami, terutama kedua orang tua kami yang selalu mendoakan dan mendukungnya,” tutupnya dengan haru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....