Efek Samping Berat, Pasien TB RO Butuh Pendampingan Intensif
- 17 Okt 2025 10:28 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Pengobatan Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) tidak hanya menuntut kedisiplinan tinggi dalam konsumsi obat, tetapi juga ketangguhan menghadapi efek samping yang berat. Karena itu, pendampingan intensif menjadi kunci keberhasilan terapi TB RO, seperti yang dilakukan oleh komunitas peduli TB SSR Yabhysa Sampang melalui Case Manager TS Kartikawati.
Pada Rabu (15/10/2025), sebanyak delapan pasien TB RO dari berbagai kecamatan di Sampang menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD dr. Mohammad Zyn. Pendampingan dilakukan untuk memastikan pasien tetap menjalani pengobatan secara konsisten, meski harus menghadapi tantangan fisik dan mental yang tidak ringan.
“Efek samping obat TB RO cukup berat. Pasien bisa mengalami pusing, kebas, mual, nafsu makan menurun, sulit tidur, kulit menghitam, bahkan ada yang harus menjalani transfusi darah karena HB turun. Tanpa dukungan, mereka bisa kehilangan semangat dan berhenti minum obat,” jelas Kartikawati, Jumat (17/10/2025).
BACA JUGA: Pasien TB RO Sampang Dapat Pendampingan Pemeriksaan Intensif
Ia menambahkan, efek samping tersebut umumnya muncul di awal pengobatan dan dapat menimbulkan persepsi keliru terhadap terapi. Di sinilah peran pendamping menjadi krusial memberikan edukasi, dukungan emosional, dan memastikan pasien mengikuti prosedur pengobatan sesuai arahan medis. Meski tantangannya besar, semangat pasien TB RO di Sampang patut diapresiasi.
“Alhamdulillah, 98 persen pasien tetap disiplin minum obat. Mereka rajin melaporkan konsumsi obat, bahkan yang tinggal jauh tetap mengirim bukti lewat foto atau video,” tambah Kartikawati.
Ia menambahkan, pendampingan juga mencakup edukasi tentang pentingnya kontrol rutin, pelaporan efek samping, dan kesiapan menghadapi pengobatan jangka panjang.
“Dengan pendekatan personal yang sesuai karakter masing-masing pasien, pendampingan ini diharapkan mampu menjaga motivasi hingga mereka sembuh total,” harapnya.
Salah satu pasien berinisial M dari Kecamatan Sreseh mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan yang diterima.
“Alhamdulillahdidampingi. Kapan pun ada keluhan, kami bisa sampaikan dan langsung dapat solusi. Sangat terbantu,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....