Pasien TB RO Sampang Dapat Pendampingan Pemeriksaan Intensif
- 17 Okt 2025 10:18 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Delapan pasien Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) di Kabupaten Sampang mendapatkan pendampingan pemeriksaan lanjutan di RSUD dr. Mohammad Zyn yang dilakukan oleh Case Manager TB RO dari komunitas peduli TB SSR Yabhysa Sampang, TS Kartikawati, untuk guna memastikan proses pengobatan berjalan tuntas hingga sembuh.
“Pendampingan ini penting untuk menguatkan dan memberi semangat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi sakitnya. Selain masih mendapat stigma, pengobatan TB RO juga penuh perjuangan karena efek samping obatnya cukup berat,” ujar Kartikawati, Jumat (17/10/2025).
Dari delapan pasien yang diperiksa, tujuh merupakan pasien lama dan satu pasien baru. Mereka berasal dari berbagai kecamatan, yakni Camplong, Sreseh, Robatal, Ketapang, Banyuates, dan Karangpenang. Pemeriksaan dilakukan di ruang khusus TB RO dan mencakup evaluasi spesialis paru, laboratorium, jantung, serta riwayat penyakit sebelumnya.
“Alhamdulillah, pasien TB RO di Sampang 98 persen disiplin minum obat. Mereka punya semangat untuk sembuh tuntas, meskipun harus menempuh jarak jauh untuk kontrol rutin,” tambah Kartikawati.
Efek samping obat TB RO menjadi tantangan tersendiri, seperti pusing, kebas, mual, sulit tidur, kulit menghitam, hingga penurunan kadar hemoglobin yang memerlukan transfusi darah. Namun, pendampingan yang diberikan membuat pasien merasa lebih tenang dan terbantu.
“Alhamdulillah didampingi. Selain periksa, kapan pun ada keluhan bisa langsung disampaikan dan mendapat solusi. Sangat terbantu,” ungkap M, salah satu pasien dari Kecamatan Sreseh.
Kartikawati berharap seluruh pasien TB RO di Sampang terus disiplin menjalani pengobatan hingga sembuh total. Dengan begitu, upaya eliminasi TB RO di wilayah Sampang dapat tercapai secara menyeluruh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....