Hari Kesehatan Mental Sedunia di Tengah Krisis Bencana

  • 10 Okt 2025 15:51 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia, dan menjadi pengingat bahwa tidak ada kesehatan tanpa kesehatan mental.

Tahun ini, kampanye global tersebut mengangkat tema 'Access to Services - Mental Health in Catastrophes and Emergencies' atau Akses ke Layanan - Kesehatan Mental di Tengah Bencana dan Keadaan Darurat.

Fokus tema tahun 2025 ini menyoroti pentingnya dukungan kesehatan mental bagi masyarakat yang terdampak bencana alam, konflik bersenjata, dan krisis kemanusiaan lainnya.

Krisis besar, seperti gempa bumi, perang, dan pandemi, tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga meninggalkan luka batin yang dalam.

Dukungan terhadap kesehatan mental di tengah kondisi darurat menjadi kebutuhan mendesak. Bukan hanya untuk memulihkan individu, tetapi juga untuk membantu komunitas kembali bangkit dan membangun harapan.

Menjaga kesehatan mental saat bencana bukan sekadar bentuk empati, melainkan tindakan penyelamatan.

Dalam momentum Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025, WHO menyerukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, pendidik, hingga kelompok masyarakat untuk memperluas akses layanan kesehatan mental, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, penyintas bencana, dan pengungsi.

Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun 2025 ini menjadi momentum untuk memperkuat pesan bahwa kesehatan mental adalah hak setiap orang, di mana pun dan dalam kondisi apa pun.

Di tengah bencana dan ketidakpastian global, akses terhadap layanan psikologis harus menjadi bagian penting dari respon kemanusiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....