Lonjakan Kasus Campak di Sampang Perlu Diwaspadai

  • 09 Sep 2025 19:58 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Kasus campak di Kabupaten Sampang terus menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB), hingga akhir Agustus 2025 tercatat sebanyak 653 suspek campak. Kasus tersebut tersebar di 14 kecamatan dengan angka penularan harian yang relatif tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes KB Sampang, Samsul Hidayat, melalui staf Surveilans Imunisasi, Esti Utami, menyampaikan bahwa jumlah tersebut naik tajam dibandingkan laporan sebelumnya yang hanya 433 kasus.

“Dari total suspek yang ada, sebanyak 190 dinyatakan positif campak dan tiga lainnya positif rubella berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium,” ungkap Esti, Selasa (9/9/2025).

Penyebaran kasus hampir merata di seluruh wilayah, dengan Kecamatan Camplong, Omben, dan Tanjung tercatat sebagai daerah dengan jumlah kasus tertinggi.

“Untuk menekan laju penularan, Dinkes bersama puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan desa memperketat pemantauan serta melakukan langkah-langkah antisipasi,” jelasnya.

Menurut Esti, rendahnya cakupan imunisasi menjadi salah satu faktor utama melonjaknya kasus.

“Pada tahun 2024, capaian imunisasi MR di Kabupaten Sampang hanya sekitar 69 persen, sehingga banyak anak tidak terlindungi dari potensi penularan campak,” terangnya.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemberian imunisasi.

“Imunisasi adalah langkah paling efektif untuk mencegah campak sekaligus mengurangi risiko komplikasi yang bisa berujung fatal. Kami berharap orang tua lebih peduli terhadap perlindungan anak-anaknya,” pungkas Esti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....