Kenali Gejala Campak Sejak Dini, Jangan Abaikan Demam
- 29 Agt 2025 13:02 WIB
- Sampang
KBRN, Bangkalan: Di tengah meningkatnya kasus campak di Kabupaten Bangkalan, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap gejala awal penyakit yang disebabkan oleh virus morbili ini.
Menurut dr. Mega Malynda, Dokter Spesialis Anak RSUD Syamrabu Bangkalan, campak memiliki pola gejala yang khas dan perlu dikenali sejak dini agar tidak berkembang menjadi komplikasi serius.
“Gejala awalnya itu panas yang tidak turun-turun, biasanya disertai batuk. Setelah tiga hari demam, mulai muncul bercak merah dari belakang telinga dan wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh,” jelas dr. Mega. Jum’at (29/8/2025)
BACA JUGA: Satu Balita Meninggal Akibat Campak di Bangkalan
Selain demam dan ruam, pasien campak juga sering mengalami mata merah, pilek, diare, dan dalam beberapa kasus, gangguan pernapasan seperti pneumonia. Di RSUD Syamrabu, beberapa pasien anak bahkan membutuhkan bantuan oksigen karena mengalami sesak napas akibat komplikasi.
“Data RSUD Syamrabu mencatat bahwa mayoritas pasien campak adalah anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Hal ini memperkuat urgensi vaksinasi sebagai langkah pencegahan utama,” ucapnya.
dr. Mega menambahkan bahwa masa perawatan pasien campak umumnya berlangsung antara tiga hingga tujuh hari, namun bisa lebih lama jika terdapat komorbid atau komplikasi akut.
“Pasien yang belum imunisasi tubuhnya tidak siap melawan virus. Itu sebabnya banyak yang mengalami gejala berat,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....