Cekcok di Sawah Berujung Pembunuhan Warga Sreseh
- 04 Des 2025 16:41 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Seorang pria bernama IAEA (52), warga zona Nambangan, Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, tewas setelah dianiaya kerabatnya sendiri di area persawahan. Kejadian tragis itu berlangsung ketika korban dan pelaku, yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga, terlibat pertengkaran mendadak di lokasi.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial MT (60) tidak lain adalah paman dari korban.
“Keduanya berada di persawahan untuk mencari rumput sebelum cekcok itu terjadi,” ungkapnya, Kamis (4/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa pertengkaran itu berlangsung cepat hingga berkembang menjadi tindak kekerasan.
“Pelaku saat itu membawa sebilah celurit dan memukul korban dengan cangkul,” ujarnya.
Serangan berulang dilakukan hingga membuat korban mengalami luka parah pada lambung, leher, dan bagian tubuh lainnya. Meski mencoba melarikan diri, korban hanya mampu berlari sejauh sekitar 100 meter sebelum tersungkur.
“Korban meninggal dunia di lokasi akibat luka berat,” kata Eko.
Warga yang menemukan tubuh korban segera menghubungi kepolisian untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Tim Satreskrim Polres Sampang langsung datang ke lokasi dan melakukan serangkaian pemeriksaan awal terhadap jasad korban.
Berdasarkan hasil visum sementara, korban mengalami beberapa luka akibat benda tajam yang mengakibatkan pendarahan hebat.
“Luka yang ditemukan pada tubuh korban selaras dengan barang bukti yang kami amankan,” jelas Eko.
Hasil pemeriksaan itu menguatkan dugaan bahwa korban tewas akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam.
Polisi kemudian bergerak mengejar pelaku yang sempat melarikan diri setelah menganiaya korban.
“Pelaku sudah berhasil diamankan beserta barang bukti berupa celurit, cangkul, dan pakaian yang digunakan saat kejadian,” tambahnya.
Pelaku kini telah dibawa ke Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
Motif pelaku melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kematian masih didalami penyidik.
“Untuk motifnya masih dalam pendalaman, dan kami terus menggali keterangan dari pelaku maupun saksi,” kata Eko.
Kasus ini kini ditangani penuh oleh Satreskrim Polres Sampang untuk proses hukum lebih lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....