Pelaku Curanmor Masjid Tlagah Berasal Dari Kalimantan

  • 25 Sep 2025 16:40 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Kasus pencurian sepeda motor di Masjid Dusun Tlagah Timur, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, akhirnya terungkap. Dua pelaku yang masih berstatus santri ternyata bukan warga setempat, melainkan berasal dari Kalimantan Barat.

Kepolisian berhasil membekuk keduanya dalam waktu 24 jam setelah laporan korban masuk. Penangkapan dilakukan di sebuah pondok di Desa Panggung, Selasa 23 September 2025 siang, bersamaan dengan barang bukti motor curian.

Kapolsek Banyuates Iptu Siswanto menyebut, kedua pelaku berinisial MR, 15 tahun, asal Kecamatan Ketapang, serta M, 16 tahun, asal Kecamatan Segedung, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

"Pelaku merupakan santri aktif di salah satu pondok pesantren di Sampang," jelasnya, Kamis (25/9/2025).

Fakta bahwa pelaku berasal dari luar daerah membuat warga sekitar semakin terkejut. Mereka tidak menyangka, di balik lingkungan pesantren, ada oknum santri yang justru melakukan tindak kriminal.

"Sangat disayangkan ada anak muda yang jauh-jauh datang menuntut ilmu, malah terjerumus pada perbuatan tercela. Ini peringatan bagi semua pihak," ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Polisi kini terus mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat. Kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Banyuates guna melengkapi berkas perkara.

Kapolsek menegaskan, kasus ini akan diproses sesuai hukum berlaku.

"Kami tidak memandang asal-usul pelaku. Siapa pun yang melanggar hukum harus bertanggung jawab," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....