Strategi UMKM Hadapi Tantangan Digitalisasi

  • 15 Sep 2026 16:25 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • LPP RRI Sampang menggelar program siaran UMKM Bicara pada 14 September 2026 dengan tema digitalisasi dan persaingan pasar.
  • Diskusi virtual ini dipandu oleh presenter Rini Suciati dan dirancang sebagai ruang edukasi strategis untuk pelaku UMKM.
  • Program ini bertujuan membantu UMKM beradaptasi dan tetap relevan di tengah transformasi digital yang bergerak cepat.

RRI.CO.ID,Sampang-Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Sampang menggelar program siaran UMKM Bicara pada Senin, 14 September 2026. Diskusi virtual yang dipandu oleh presenter Rini Suciati ini mengangkat tema "Menghadapi Tantangan Digitalisasi dan Persaingan Pasar".

Acara ini diselenggarakan sebagai ruang edukasi strategis bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dan tetap relevan di tengah gelombang transformasi digital yang bergerak begitu cepat.

Narasumber , Feri Ramadhan yang membawa perspektif luas tidak hanya sebagai Owner Handcraft, tetapi juga selaku Co-founder Genwic Learning dan Runner-Up 2 Duta UMKM Jawa Timur.

Dalam penjelasannya, Feri menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak untuk bertahan. Menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat, para pelaku usaha lokal dituntut untuk tidak hanya memindahkan lapak jualan ke platform digital, melainkan juga harus cerdas dalam membangun ekosistem bisnis digital yang berkelanjutan.

Sebagai sosok yang aktif dalam pemberdayaan, Feri membagikan strategi penting mengenai pentingnya literasi digital dan peningkatan keterampilan (upskilling) bagi pelaku usaha. Melalui pengalamannya di Genwic Learning, ia menyoroti bahwa kelemahan utama UMKM saat ini sering kali terletak pada pengelolaan manajemen, kualitas konten pemasaran. Menurutnya, produk kerajinan tangan (handcraft) lokal memiliki keunikan tersendiri, namun nilai jual tersebut tidak akan optimal jika tidak dikemas dengan teknik pemasaran digital yang modern dan profesional.

" Harus ada keunikan yang kita berikan kepada pelanggan sehingga menjadi sebuah pernyataan kenapa mereka harus membeli produk kita?" ujarnya.

Peraih gelar Runner-Up 2 Duta UMKM Jatim ini mengajak seluruh pelaku UMKM untuk saling berkolaborasi dan terus berinovasi tanpa menghilangkan identitas produk mereka.Dialog interaktif RRI Sampang ini diharapkan mampu memicu semangat baru bagi para pelaku industri kreatif untuk lebih percaya diri menembus pasar nasional hingga internasional. Melalui sinergi antara kreativitas produk dan penguasaan teknologi, tantangan digitalisasi dapat diubah menjadi peluang emas untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....