Peningkatan Kapasitas Digital UMKM Madura dengan Pelatihan Konten Visual

  • 24 Apr 2026 17:22 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) IV Pamekasan memperkuat langkah strategis dalam "naik kelas" bagi UMKM Madura. Pelatihan dilakukan melalui kegiatan Briefing Project Videografi, Bakorwil IV bersama East Java Super Corridor (EJSC) pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam memproduksi konten video dan manajemen media sosial yang profesional.

Program ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya kualitas promosi digital di tingkat lokal. Dengan melibatkan 8 mentor ahli, 12 talenta videografi, dan 33 mitra UMKM, program ini mengedepankan pola pendampingan intensif untuk menghasilkan konten visual yang mampu bersaing di platform media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Kepala Bakorwil IV Pamekasan, Sufi Agustini melalui Kabid Pembangunan Ekonomi, Baidori menjelaskan bahwa penguasaan video dan media sosial adalah kunci kemandirian ekonomi.

"Program ini dirancang berkelanjutan agar pelaku UMKM tidak hanya bergantung pada bantuan pihak luar, tetapi perlahan mampu mandiri dalam mengelola media sosial dan menyusun strategi pemasaran digital yang efektif," tutur Baidori.

Peningkatan kapasitas ini tidak hanya soal teknis pengambilan gambar, konten kreatif berkualitas dan strategi manajemen sosmed untuk membuat pengikut media sosial menjadi pembeli nyata melalui narasi visual yang menarik.

Advisor EJSC Pamekasan, Erlangga Eko Febryansyah, menambahkan bahwa inti dari Social Media Project ini adalah membangun brand awareness.

“Kami memberikan pendampingan intensif agar UMKM memahami cara kerja algoritma media sosial melalui strategi konten yang terstruktur. Setiap tim yang terdiri dari mentor dan talenta akan memastikan output video yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak pada pertumbuhan bisnis mitra,” kata Erlangga.

Melalui kolaborasi ini, Bakorwil IV Pamekasan dan EJSC berharap ekosistem ekonomi kreatif di Madura semakin solid. Pelatihan ini diharapkan mampu mengubah cara pandang pelaku UMKM dari pemasaran konvensional menuju pemasaran digital berbasis video yang lebih dinamis dan luas jangkauannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....