PT Sumatraco Berdayakan Warga Pangarengan lewat Industri Garam

  • 04 Okt 2026 13:45 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • PT Sumatraco Langgeng Makmur melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura melalui kegiatan industri garam.
  • Program ini menargetkan petani garam dan tukang ojek bentor untuk membuka peluang pekerjaan dan meningkatkan pendapatan keluarga.
  • Pemberdayaan masyarakat garam diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di daerah penghasil garam Madura.

RRI.CO.ID, Sampang - PT Sumatraco Langgeng Makmur memberdayakan masyarakat di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melalui kegiatan industri garam. Pemberdayaan ini menyasar petani garam dan tukang ojek bentor untuk membuka peluang pekerjaan, meningkatkan pendapatan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah penghasil garam.

Direktur PT Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, mengatakan pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat. Keterlibatan warga dalam kegiatan industri garam diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus menciptakan peluang usaha dan pekerjaan tambahan.

"Melalui keterlibatan petani dalam rantai pasok industri, perusahaan berupaya memberikan peluang ekonomi sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen," jelas Nurhadi, Minggu 04 Oktober 2026.

Menurutnya, petani garam memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan industri pengolahan. Karena itu, perusahaan berupaya memperkuat hubungan dengan petani di Kecamatan Pangarengan agar hasil produksi mereka dapat terserap sekaligus memberikan motivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam.

"Rantai pasok menjadi bagian penting dalam industri garam. Ketersediaan bahan baku harus dikelola agar proses pengolahan dapat berjalan secara berkelanjutan," ujarnya.

Nurhadi menjelaskan, produksi garam yang bergantung pada musim dan kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi petani.

"Melalui pemberdayaan tersebut, perusahaan berharap petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil panen dan menghasilkan garam berkualitas sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih baik serta dapat menunjang pendapatan keluarga,"terangnya.

Selain petani garam, PT Sumatraco Langgeng Makmur juga melibatkan tukang ojek bentor dalam kegiatan pengangkutan garam.

"Langkah ini memberikan kesempatan kerja tambahan bagi para pengemudi yang saat ini menghadapi sepinya penumpang, sehingga mereka tetap memiliki peluang memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,"jelasnya.

Sementara itu, petani garam asal Kecamatan Pangarengan, Ali Hosen, mengaku bersyukur atas pemberdayaan yang dilakukan perusahaan. Menurutnya, keterlibatan dalam kegiatan industri garam memberikan manfaat nyata karena membuka kesempatan mendapatkan pekerjaan tambahan dan meningkatkan pendapatan keluarga.

"Kami sangat bersyukur karena adanya hal ini kami bisa mendapatkan pekerjaan tambahan dan nilai ekonomi untuk menghidupi keluarga. Hal ini sangat membantu kami," kata Ali.

Ali berharap, pemberdayaan tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan industri garam. Menurutnya, dukungan perusahaan tidak hanya membantu menambah penghasilan, tetapi juga memberikan semangat kepada petani dan warga untuk terus produktif dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Melalui pemberdayaan petani garam dan tukang ojek bentor, PT Sumatraco Langgeng Makmur diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Pangarengan. Keterlibatan warga dalam rantai pasok industri garam tidak hanya mendukung ketersediaan bahan baku, tetapi juga membuka peluang kerja, memperkuat pendapatan keluarga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sampang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....