Satu Pasien Terduga Campak di Pamekasan Meninggal
- 27 Agt 2025 10:08 WIB
- Sampang
KBRN, Pamekasan: Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan mencatat dari Januari hingga 26 Agustus 2025, sebanyak 271 warga suspek atau terduga terserang campak. Satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Sementara, 144 lainnya dinyatakan positif terpapar campak setelah dilakukan uji laboratorium. Sebagian besar pasien campak dirawat di puskesmas dan rumah sakit setempat.
Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pamekasan, Avira Sulistyowati mengatakan pihaknya masih menunggu hasil diagnosis klinis dan laboratorium terkait kematian seorang anak usia 4 tahun itu."Jadi hasilnya belum keluar, apakah dia meninggal karena campak atau komplikasi lainnya," ucapnya, Rabu (27/8/2025).
https://rri.co.id/sampang/daerah/1795320/ratusan-warga-pamekasan-terkena-campak
Avira menyebut pasien campak paling banyak berusia 0 sampai 5 tahun. Berdasarkan hasil investigasi, mayoritas pasien campak adalah orang yang tidak pernah diimunisasi campak. Lanjut ia menyampaikan, untuk menekan penyebaran campak, pihaknya meminta setiap fasilitas kesehatan untuk segera melaporkan kasus suspek campak dalam batas waktu 24 jam guna dilakukan investigasi.
Selain itu, pihaknya juga meningkatkan pengawasan berbasis masyarakat, artinya masyarakat berperan melaporkan atau membawa pasien terduga campak ke puskemas terdekat untuk mendapat penanganan segera.
Di samping itu pihaknya juga melakukan imunisasi massal yang dimulai sejak 20 Agustus 2025 di beberapa wilayah yang ditemukan banyak kasus campak. Ia menyebut imunisasi massal ini menyasar 5.016 orang usia 9 sampai 59 bulan yang tersebar di 7 puskesmas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....