Dari Bambu ke Jembatan Perintis, Asa Warga Pamekasan Terwujud
- 12 Agt 2026 13:26 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Di Dusun Sabe Laok, Desa Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan, harapan pernah bergantung pada jembatan bambu yang telah menua. Setiap hari, warga melintasi jembatan bambu menuju sekolah, sawah, dan tempat beraktivitas lainnya.
Kini, keadaan itu telah berubah. Melalui program Presiden Republik Indonesia, TNI Angkatan Darat bersama masyarakat membangun jembatan sepanjang 20 meter sebagai penghubung yang kokoh, membuka akses yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Salah satu warga berkediaman di sekitar jembatan, Ismail (55) mengaku sudah lebih tenang karena jembatannya sudah kuat."Terima kasih kepada Presiden, TNI dan warga sekitar. Sekarang saya sudah tidak waswas lagi untuk melewati jembatan ini," ucapnya, Rabu, 12 Agustus 2026.
Warga lainnya, Gufron juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah membangun jembatan tersebut."Jembatan ini menghubungkan antardesa. Setelah selesai direnovasi kegiatan kami semakin lancar," ujarnya.
Babinsa Koramil Pengantenan, Serka Hoza'in mengatakan semangat gotong royong TNI bersama masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan pembangunan Jembatan Garuda.
"Jembatan ini sangat dinantikan masyarakat karena dapat mempermudah mobilitas sehari-hari. Dengan kebersamaan, pekerjaan lebih ringan dan cepat selesai," katanya.
Menurutnya, pembangunan jembatan itu salah satu program Karya Bakti Skala Besar TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....