BPS Sampang Tegaskan Status Kesejahteraan DTSEN Dinamis dan Tidak Permanen
- 30 Sep 2026 05:58 WIB
- Sampang
Poin Utama
- BPS Sampang menekankan bahwa penetapan tingkat kesejahteraan dalam DTSEN bersifat dinamis dan relatif, bukan permanen.
- Posisi desil penerima bantuan sosial (Desil 1-4) sewaktu-waktu dapat bergeser naik atau turun tergantung perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga.
- Penegasan ini bertujuan mencegah kesalahpahaman masyarakat dan meningkatkan pemahaman tentang mekanisme penentuan kelayakan penerima bantuan pemerintah.
RRI.CO.ID, Sampang - Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Sampang mengingatkan masyarakat bahwa penetapan tingkat kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional DTSEN bersifat dinamis dan relatif. Warga Sampang khususnya yang berada pada kelompok penerima bantuan sosial yaitu Desil 1 hingga 4, diimbau untuk memahami bahwa posisi desil tidak bersifat permanen dan sewaktu-waktu dapat bergeser naik maupun turun.
Penegasan tersebut disampaikan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanismenya dalam menentukan kelayakan penerima bantuan pemerintah. Langkah ini penting guna mencegah kesalahpahaman warga saat terjadi perubahan status kepesertaan bantuan sosial di lapangan.
Kepala BPS Sampang, Boby Eko Heru Mulyadi, menegaskan bahwa angka desil tidak bersifat mutlak dan terus diperbarui secara berkala.
"Saat ini pemutakhiran DTSEN terus berjalan setiap hari, seiring dengan itu posisi desil seseorang dapat mengalami pergeseran seiring perbaikan data, tidak mutlak. Nilai desil bisa bergeser naik atau turun secara otomatis apabila kondisi ekonomi warga di sekitar berubah," tutur Boby, Selasa 29 September 2026.
Mekanisme desil membagi kondisi sosial ekonomi penduduk ke dalam 10 kelompok peringkat. Pergerakan posisi ini dipengaruhi oleh pemutakhiran data secara nasional maupun perubahan kondisi ekonomi agregat di lingkungan sekitar. Hal ini membuat posisi desil seseorang dapat bergeser meskipun kondisi ekonominya stabil.
Selain itu, sistem DTSEN kini telah terintegrasi langsung dengan berbagai data administratif sektoral, mulai dari data perbankan, kepemilikan kendaraan di Samsat, hingga kepemilikan aset lainnya. Pembaharuan otomatis akan terjadi apabila sistem mendeteksi adanya peningkatan kesejahteraan keluarga, seperti anggota keluarga yang baru bekerja dengan penghasilan di atas ambang batas.
Integrasi data harian dan sistem graduasi secara otomatis harus dipahami masyarakat bahwa bantuan sosial tidak bersifat permanen. BPS Kabupaten Sampang berharap tata kelola data sosial ekonomi semakin akurat dan penyaluran bantuan sosial di wilayah Sampang dapat makin tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....