Menjawab Isu Akurasi Data Desil, BPS dan PKH Sampang Tegaskan Pentingnya Kejujuran

  • 11 Sep 2026 05:39 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Persoalan akurasi data desil dalam Data Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional masih menjadi sorotan publik. Ketidaksesuaian atau exclusion error antara data resmi dan kondisi riil di lapangan disinyalir dipicu oleh ketidakjujuran informasi yang disampaikan oleh warga saat pendataan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sampang, Boby Eko Heru Mulyadi menjelaskan bahwa pengolahan data pemeringkatan desil dilakukan terpusat oleh BPS RI. Jumlahnya tidak dihitung secara mandiri di tingkat daerah.

"Peringkatan desil dan standarisasinya ada di BPS RI. BPS Kabupaten Sampang posisinya sebatas pelaksana pendataan di lapangan, data desil sangat bergantung pada kejujuran masyarakat dalam memberikan data. Keakuratan indikator desil akan bias jika jawaban yang diberikan responden tidak mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya, " ucap Boby kepada RRI, Rabu, 9 September 2026.

Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Tim PKH Kemensos Kab. Sampang, Moh Hakim. Berdasarkan pengalamannya berinteraksi langsung dengan warga di berbagai tingkatan desil, terdapat bantuan yang justru tidak diperoleh oleh warga yang berhak karena datanya berada di luar desil 1 - 4.

"Ini artinya responden dengan golongan kesejahteraan tinggi tidak memberikan data yang sesuai sehingga terbaca ada di desil rendah. Sangat disayangkan, hal ini yang membuat data desil sebagian exclusion error, yang miskin justru berada di desil tinggi " tutur Hakim.

Saat ini proses pembenahan data kini rutin dilakukan melalui mekanisme pemutakhiran dengan verifikasi dan validasi secara berkala, sehingga penyaluran program bantuan sosial dapat makin tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....