Mengaji Isyarat, DPC Gerkatin Sampang Kenalkan Hijaiyah di SLBN

  • 02 Sep 2026 06:20 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Delapan siswa tunarungu SLBN Sampang mengikuti kegiatan pengenalan huruf hijaiyah isyarat yang diselenggarakan Gerkatin Sampang dengan antusias tinggi.
  • Kegiatan silaturahmi dan edukasi keagamaan berlangsung di Aula SLBN Sampang pada Selasa, 1 Agustus 2026 dengan bimbingan langsung pengajar.
  • Pengajar membimbing siswa tunarungu secara telaten mempelajari bentuk dan gerakan isyarat dari huruf-huruf hijaiyah mulai dari Alif, Ba, Ta, dan huruf-huruf lainnya.

RRI.CO.ID, Sampang - Kebahagiaan dan semangat tinggi terpancar dari wajah delapan siswa jenjang sekolah dasar dengan keterbatasan pendengaran di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sampang. Mereka begitu antusias mengikuti kegiatan pengenalan huruf hijaiyah isyarat yang digagas oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Kesejahteraan untuk Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Sampang.

Kegiatan silaturahmi sekaligus edukasi keagamaan ini berlangsung hangat di Aula SLBN Sampang pada Selasa 1 Agustus 2026. Dalam momen tersebut, pengajar membimbing para siswa tunarungu secara telaten untuk mengenalkan bentuk dan gerakan isyarat dari abjad dasar Alif, Ba, Ta, hingga huruf-huruf hijaiyah lainnya.

Wakil Ketua DPC Gerkatin Sampang, Choiriyatul Amalia, mengaku bersyukur dapat berbagi ilmu secara langsung untuk pertama kalinya kepada anak-anak di sekolah tersebut.

"Awalnya bingung, tapi pas lihat anak-anak SD Tuli semangat mengikuti gerakan Alif, Ba, Ta, dan seterusnya sampai selesai, rasa khawatir itu langsung hilang," tutur Lia pada RRI, Selasa 1 Agustus 2026.

Inisiatif pengajaran ini bermula dari agenda silaturahmi alumni yang dilakukan Lia bersama rekannya dari Lamongan. Melihat respons luar biasa dari para siswa, Kepala SLBN Sampang, Wardah, memberi apresiasi tinggi dan secara terbuka berharap kegiatan pembelajaran hijaiyah isyarat ini dapat terus berlanjut secara rutin di sekolah.

Gerkatin Sampang telah aktif dalam pembelajaran mengaji isyarat di Rumah Qur'an Nurul Isyarah. Secara rutin komunitas ini menggelar kegiatan mengaji Al Quran dengan bahasa isyarat khusus bagi komunitas tuli Sampang.

Pengenalan huruf hijaiyah isyarat menjadi langkah awal yang sangat krusial bagi anak-anak dengan keterbatasan pendengaran agar dapat mengakses pendidikan agama Islam secara inklusif. Pembelajaran dasar ini diharapkan menjadi fondasi bagi mereka untuk bisa membaca Al-Qur'an dan beribadah secara mandiri kelak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....