Sahabat Tuli Sampang Ikuti Pelatihan Membaca Al Quran Isyarat

  • 10 Agt 2026 05:16 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Gerkatin Kabupaten Sampang menyelenggarakan pelatihan membaca Mushaf Qur'an Isyarat yang merupakan sejarah pertama di wilayah Sampang pada 8-9 Agustus 2026.
  • Pelatihan melibatkan puluhan penyandang disabilitas tunarungu dengan narasumber dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an Kementerian Agama RI bernama Ustadzah Maskurun.
  • Kegiatan berlangsung selama dua hari di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Sampang dengan tema 'Membuka Pintu Cahaya Al-Qur'an Tanpa Suara'.

RRI.CO.ID, Sampang - Komunitas Gerakan Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kabupaten Sampang menggelar Pelatihan Mushaf Qur'an Isyarat (MQI) bertema 'Membuka Pintu Cahaya Al-Qur'an Tanpa Suara'. Kegiatan yang menjadi sejarah pelatihan membaca Al-Qur'an isyarat pertama di Sampang ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (8–9 Agustus 2026), bertempat di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan penyandang disabilitas tunarungu di Kabupaten Sampang dengan menghadirkan pemateri dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Kementerian Agama RI, Ustadzah Maskurun.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari jajaran pemerintah daerah dan lembaga terkait, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz, Kepala BAZNAS Sampang, perwakilan Dinas Sosial PPPA, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), serta Camat Sampang.

Ustadzah Maskurun menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan membaca Al-Qur'an secara cepat dan mudah melalui isyarat hijaiyah tangan. Ia menyebut program ini sebagai gebrakan baru bagi teman-teman disabilitas tunarungu yang memiliki semangat tinggi untuk mengaji namun selama ini terkendala akses.

"Setiap muslim memiliki hak yang sama untuk belajar dan memahami Al-Qur'an. Pelatihan ini sangat penting karena banyak yang ingin membaca Al-Qur'an tetapi bingung bagaimana memulainya. Semoga melalui isyarat hijaiyah tangan ini, mereka bisa dengan cepat membaca Al-Qur'an," ungkap Ustadzah Maskurun, Minggu 9 Agustus 2026.

Sementara itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Sampang menyambut hangat inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi sarana maupun prasarana seperti ruangan dan tempat demi kelancaran kegiatan belajar-mengajar di masa mendatang. Pemkab juga berpesan agar para penyandang disabilitas tidak berkecil hati dengan kondisi yang dimiliki.

"Jangan pernah berkecil hati dengan apa yang ada pada diri sendiri. Di balik kekurangan, saya yakin teman-teman semua memiliki keistimewaan dan kelebihan luar biasa yang belum tentu dimiliki oleh orang lain," tutupnya memberikan motivasi kepada para peserta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....