Pasis Seskoad Tinjau Program Bakti TNI AD di Socah Bangkalan

  • 28 Agt 2026 22:10 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Pasis Pendidikan Reguler LXVIII Seskoad melakukan penelitian dan peninjauan di titik Bhakti TNI AD di Dusun Pedeng, Desa Socah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan pada Jumat 28 Agustus 2026.
  • Kegiatan peninjauan lapangan bertujuan untuk mengukur efektivitas serta dampak nyata dari program kemanunggalan TNI bersama rakyat di wilayah Kodim 0829/Bangkalan.
  • Penelitian ini merupakan bagian dari kurikulum pembelajaran Seskoad dalam mengkaji implementasi program-program strategis TNI AD di tingkat lapangan.

RRI.CO.ID, Bangkalan - Paswira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad TA 2026 kembali melakulan penelitian dan peninjauan pelaksanaan Program Bakti TNI AD di Bangkalan. Lokasi yang menjadi sasaran adalah titik Bhakti TNI AD di Dusun Pedeng, Desa Socah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, pada Jumat 28 Agustus 2026.

Peninjauan lapangan dan pengumpulan data ini bertujuan untuk mengukur efektivitas serta dampak nyata dari program kemanunggalan TNI bersama rakyat di wilayah Kodim 0829/Bangkalan.

Tim penelitian dipimpin langsung oleh Korlap Seskoad Kolonel Arm Iwan Setiawan, bersama Dosen UGM Kompol Fany Nugraha serta perwakilan mahasiswa UTM. Di lokasi kegiatan, tim berdialog langsung dengan warga untuk menggali aspirasi, mengamati proyek fisik yang berjalan, serta memastikan seluruh program Bakti TNI AD benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat perdesaan.

Danramil Socah yang mendampingi jalannya peninjauan mengapresiasi kedatangan tim peneliti sebagai langkah penting evaluasi kinerja di lapangan.

"Melalui peninjauan langsung di lapangan, berbagai masukan dari masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelaksanaan program Bakti TNI AD agar semakin tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Danramil Socah.

Kehadiran tim di Dusun Pedeng turut disambut hangat oleh jajaran perwakilan Kecamatan Socah, Bhabinkamtibmas, Sekretaris Desa Socah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pengasuh Pondok Pesantren Sabilush Sholihin. Sinergi yang kuat antara aparat TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan elemen warga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pembangunan infrastruktur maupun kegiatan sosial di wilayah tersebut.

Rangkaian riset dan evaluasi lapangan yang melibatkan para perwira menengah calon pemimpin TNI tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga akhir kegiatan. Data serta temuan yang diperoleh dari Desa Socah nantinya akan diolah menjadi bahan masukan strategis dalam perumusan kebijakan program Bakti TNI AD di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....