Tim Seskoad Tinjau Dampak Program Bakti TNI AD di Blega

  • 27 Agt 2026 22:50 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Perwira Siswa Seskoad LXVIII melakukan peninjauan langsung Program Bakti TNI Angkatan Darat di Dusun Bengtemoran, Kabupaten Bangkalan, pada 27 Agustus 2026 untuk mengevaluasi dampak program bagi kemajuan masyarakat.
  • Tim peneliti dipimpin Kolonel Arm Iwan Setiawan dan didukung akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura serta Universitas Gadjah Mada untuk mengumpulkan data empiris dan mengukur efektivitas bantuan infrastruktur dan sosial.
  • Dialog langsung dengan warga dan tokoh masyarakat dilakukan untuk menggali aspirasi dan menilai tingkat keberhasilan program, dengan sambutan positif dari Danramil Blega Kapten Inf Sutejo.

RRI.CO.ID, Bangkalan - Perwira Siswa Pendidikan Reguler LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat melakukan peninjauan dan penelitian Program Bakti TNI Angkatan Darat di Dusun Bengtemoran, Desa Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan berlangsung pada Kamis 27 Agustus 2026 bertujuan untuk mengevaluasi secara langsung pelaksanaan program serta mengukur dampaknya bagi kemajuan masyarakat setempat.

Rombongan peninjau dipimpin oleh Korlap Seskoad Kolonel Arm Iwan Setiawan bersama Kompol Fanny Nugraha Husni, serta didampingi tim akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura dan Universitas Gadjah Mada. Di lokasi kegiatan, tim berdialog langsung dengan warga untuk menggali data empiris, menyerap aspirasi, serta menilai tingkat efektivitas bantuan infrastruktur dan sosial yang telah disalurkan.

Danramil Blega Kapten Inf Sutejo menyambut positif kehadiran tim peneliti yang turun langsung mendengarkan masukan dari pemangku kepentingan desa dan tokoh masyarakat.

"Kami sangat mendukung kegiatan penelitian ini. Masukan dari masyarakat menjadi bahan penting untuk evaluasi agar pelaksanaan Program Bakti TNI AD ke depan semakin tepat sasaran, memberikan manfaat nyata, dan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," tutur Sutejo.

Penelitian lapangan ini tidak hanya berfokus pada hasil fisik program, tetapi juga melihat sejauh mana keterlibatan lintas sektor antara TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, dan elemen warga. Sinergi yang kuat di tingkat tapak dinilai menjadi kunci utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat Blega.

Melalui evaluasi komprehensif ini, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan strategis dalam merumuskan kebijakan Program Bakti TNI AD berikutnya. Penutupan rangkaian kegiatan peninjauan diakhiri dengan komitmen bersama antara jajaran TNI dan pemerintah daerah untuk terus mengawal kebutuhan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Bangkalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....