Pemkab Sampang Sasar Siswa dan Santri untuk Tingkatkan Capaian CKG 2026
- 04 Jul 2026 06:21 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengakselerasi program Cek Kesehatan Gerak (CKG) Serentak 2026 bagi anak sekolah dan pondok pesantren. Program ini ditegaskan sebagai salah satu program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang dipantau ketat oleh kementerian dan lembaga.
Dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh jajaran Dinkes, Kodim, Polres, Dinas Pendidikan, Kemenag, hingga Dinas Sosial, terungkap bahwa capaian CKG di Sampang baru menyentuh angka 12,31% per 22 Juni 2026. Angka ini masih di bawah target ideal yang seharusnya sudah mencapai 25% di pertengahan tahun. Untuk itu, seluruh instansi sepakat melakukan aksi serentak pada bulan Juli hingga Agustus mendatang.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes KB Sampang. Agus Mulyadi menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung kesuksesan pencapaian target CKG.
“Keberhasilan penyisiran 168.000 anak sekolah di Sampang bergantung pada sinergi berbagai pihak. Saat ini harus bergerak cepat, Dinas Pendidikan dan Kemenag akan segera menyediakan data sekolah, surat edaran, serta pendampingan medis; Beriringan dengan itu Dinas Sosial berfokus pelayanan ke semua sekolah dan menyesaikan hambatan data invalid bersama Dispendukcapil,” ucap Agus Mulyadi.
Sejauh ini terdapat sebanyak 20% NIK invalid yang menghambat penginputan data ke aplikasi Satu Sehat, sehingga menghambat laju capaian pelaksanaan CKG di lapangan. Selain NIK, seluruh Puskesmas memerlukan dukungan pendampingan dari TNI-Polri dan Pemantauan Harian pihak kepolisian dan TNI.
“Kami juga libatkan TNI dan Pori untuk membantu monitoring di tingkat kecamatan dan desa. Kehadiran aparat diharapkan mampu memotivasi masyarakat agar lebih kooperatif dalam pemeriksaan kesehatan, sifatnya membantu mendampingi, bukan menakut-nakuti sehingga kesadaran untuk bersedia di periksa semakin tinggi,” kata Agus.
Pemerintah menargetkan seluruh Puskesmas dapat menaikkan capaian hingga 20-30% pada bulan Juli ini, dan tuntas 100% pada Agustus 2026. Dengan jargon "Satu Aksi, Satu Data, Satu Tujuan", kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan remaja Sampang yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....