Penetapan Siswa SR, Harapan Besar Putus Rantai Kemiskinan di Sampang

  • 30 Jun 2026 10:35 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) Kabupaten Sampang menaruh harapan besar terhadap kehadiran program Sekolah Rakyat (SR) sebagai instrumen strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Harapan tersebut disampaikan usai Pleno Penetapan Calon Siswa Sekolah Rakyat (SR) Sampang di Aula Pemkab pada Senin, 29 Juni 2026.

Ketua Tim Kabupaten PKH Sampang Moh.Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa syukur mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian proses dari hulu hingga hilir tersebut.

"Alhamdulillah, rangkaian sidang pleno penetapan calon siswa Sekolah Rakyat telah selesai dilaksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Sampang, Dinas Sosial, BPS, Katimcam, pendamping PKH, serta seluruh tim yang telah bekerja keras memastikan setiap keputusan diambil berdasarkan kondisi riil di lapangan," ujarnya.

Dalam proses penetapan ini, Tim PKH memiliki peran krusial dengan turun langsung ke lapangan guna melakukan validasi dan menjangkau calon siswa SR. Penjaringan ini menyasar anak-anak yang masuk dalam pre-list Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Secara spesifik, sasaran program Sekolah Rakyat ini merupakan anak-anak yang berada di golongan ekonomi terendah, yakni kategori miskin ekstrem dan miskin yang tercatat dalam Desil 1 dan Desil 2 DTSEN. Adapun variabel prioritas utama yang menjadi acuan penetapan meliputi anak yatim, anak terlantar, serta anak yang putus sekolah.

Kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang dinilai bukan sekadar program pemenuhan fasilitas belajar formal, melainkan sebuah lompatan sosial yang berkesinambungan. Sekolah Rakyat diharapkan mampu menyentuh akar rumput, memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis dan jaring pengaman terakhir bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

"Kami berharap kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang menjadi langkah awal yang nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk pemberdayaan keluarga agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan," tambahnya.

Lebih lanjut, Tim PKH Kemensos Sampang menekankan pentingnya menjaga konsistensi kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun solid selama masa penjaringan agar terus berlanjut hingga fase pelaksanaan program.

"Kami juga berharap sinergi yang telah terbangun selama proses penjaringan dan penetapan calon siswa dapat terus berlanjut dalam pelaksanaan program ini. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Sekolah Rakyat akan menjadi investasi jangka panjang bagi lahirnya generasi Sampang yang cerdas, berkarakter, mandiri, serta mampu membawa keluarganya keluar dari kemiskinan," ujar Hakim mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....