Pemkab Bangkalan Bersinergi dengan KDKMP Kuatkan Pertanian Lokal

  • 29 Jun 2026 21:59 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan – Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diproyeksikan menjadi motor penggerak transformasi rantai pasok pertanian. Sinergi ini diharapkan tidak sekadar menjadikan KDKMP sebagai unit retail biasa, melainkan pilar utama dalam memutus rantai tengkulak yang selama ini merugikan petani lokal.

Kepala DP2KP Kabupaten Bangkalan, CHK Karyadinata, menjelaskan bahwa integrasi yang kuat antara kelembagaan petani, Gapoktan, dan KDKMP akan memperkokoh posisi tawar sektor pertanian di tingkat desa.

"Melalui mekanisme ini, kelompok tani maupun Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) bisa memonitor dan menyerap modal, lalu hasilnya diambil secara serap oleh KDKMP. KDKMP kemudian menyalurkannya ke pengepul komoditas seperti jagung, atau langsung ke peternak dan konsumen yang membutuhkan. Hal yang sama bisa diterapkan untuk komoditas cabai maupun lele. Jadi, KDKMP menjadi jembatan utama antara petani dan end-user," tutur Karyadinata Senin 29 Juni 2026.

Dirinya juga meluruskan anggapan keliru yang menyebut kehadiran KDKMP akan mematikan usaha retail kecil masyarakat. Menurutnya, fokus utama lembaga ini justru berorientasi pada penguatan ekosistem agribisnis pedesaan.

"Isunya selama ini KDKMP seolah-olah mau menutup toko retail atau minimarket modern di desa, padahal tidak seperti itu. Justru kehadirannya di tengah masyarakat adalah untuk memperkuat ekosistem pertanian lokal," katanya.

Baca juga:https://rri.co.id/sampang/asta-cita/2532343/dp2kp-bangkalan-dorong-kdkmp-jadi-input-dan-etalase-output-pertanian-lokal

Sebagai bentuk penguatan di sektor hulu, DP2KP Bangkalan menaruh harapan besar agar peran KDKMP di 18 kecamatan terus ditingkatkan kualitasnya, terutama dalam menjawab berbagai kendala teknis yang kerap dihadapi petani di sawah.

"Petani sering bingung harus mengadu ke mana jika menghadapi masalah di sawah. Ke depan, ketahanan sektor pertanian akan sangat bergantung pada KDKMP yang perannya terus kita tingkatkan, khususnya dalam penyediaan obat-obatan pertanian maupun sarana produksi lainnya yang sangat diperlukan petani," ujar Karyadinata.

Langkah konkret penunjang infrastruktur pertanian juga dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan penyedia input berskala nasional. DP2KP Bangkalan telah menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia untuk mengintegrasikan jaringan Toko Tani ke dalam struktur koperasi desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....