DP2KP Bangkalan Dorong KDKMP Jadi Input dan Etalase Output Pertanian Lokal

  • 29 Jun 2026 21:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan – Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan terus mematangkan kesiapan sektor pertanian lokal dalam mendukung keberadaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sektor pertanian diharapkan mampu menjadi pilar utama penyuplai pasokan komoditas pangan. Kepala DP2KP Kabupaten Bangkalan, CHK Karyadinata, menjelaskan bahwa keberadaan KDKMP idealnya dapat dilihat dari dua aspek strategis bagi para petani, peternak, maupun pembudi daya ikan di desa.

"Konsep yang pertama adalah sebagai penyedia input bagi petani, sehingga ada keunggulan komparatif di mana petani tidak perlu jauh-jauh lagi membeli kebutuhan produksi mereka, baik itu petani, peternak, maupun petambak atau nelayan pembudi daya ikan. Harganya pun bisa lebih bersaing. Kemudian yang kedua, KDKMP berfungsi sebagai etalase output atau produk-produk yang mereka hasilkan," tutur Karyadinata, Senin 29 Juni 2026.

Menurutnya, kebutuhan di tingkat desa sangat tinggi, mulai dari pupuk, obat-obatan hama, peralatan pertanian, hingga pakan untuk ternak dan ikan. KDKMP diharapkan dapat menyiapkan kebutuhan tersebut secara masif. Bahkan ke depan, KDKMP diharapkan bisa ditingkatkan fungsinya sebagai konsultan atau penyuluh pertanian swasta bagi masyarakat desa.

Terkait dengan produk yang dipasarkan di etalase KDKMP, Karyadinata mengingatkan bahwa untuk produk pangan segar seperti sayuran atau buah-buahan, izin edarnya tetap berada di bawah pengawasan dinas terkait melalui instansi berwenang, seperti PSAT (Pangan Segar Asal Tumbuhan) atau urusan kesehatan hewan dan ikan. Oleh karena itu, ia mendorong KDKMP untuk fokus menampilkan produk olahan yang terdaftar dan dikemas dengan baik, serta komoditas utama seperti beras.

"Kalau berbicara output, minimalnya adalah beras. Untuk beras medium, izinnya ada di kami (DP2KP), jadi tidak perlu ke tingkat provinsi. Saat ini Bangkalan sudah memiliki 12 merek beras lokal yang siap edar dan dikemas dengan baik. Ini yang harus muncul di masing-masing etalase KDKMP," tambahnya.

Bagi desa yang belum memiliki merek beras lokal tersendiri, KDKMP disarankan untuk bermitra dengan penggilingan padi terdekat guna memasarkan produk beras lokal tersebut. Selain beras, KDKMP juga diarahkan untuk menjual obat-obatan semprot pembasmi hama guna menyokong perputaran bisnis kios.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....