Siswa Baru Sekolah Rakyat Bangkalan Prioritaskan Anak Desil 1 dan 2

  • 04 Jun 2026 12:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi meluncurkan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 51 sebagai bagian dari program nasional Sekolah Rakyat Rintisan tahun 2025. Program ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, terutama yang masuk kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN).

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Bangkalan, Mohammad Aminullah, kehadiran sekolah rakyat merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah yang sejalan dengan visi Presiden dan Bupati Bangkalan dalam menekan angka kemiskinan melalui pendidikan.

“Sekolah rakyat menyasar anak-anak dari keluarga tidak mampu, termasuk yang putus sekolah atau berpotensi putus sekolah,” ucapnya, Kamis 4 Juni 2026.

Pada tahun ajaran pertama, SRT 51 Bangkalan menampung 82 siswa, terdiri dari 40 siswa jenjang SD dan 42 siswa jenjang SMP.

“Proses penerimaan dilakukan melalui verifikasi lapangan berdasarkan daftar nama dari Kementerian Sosial, yang sebelumnya telah mengidentifikasi anak-anak dari keluarga kategori desil 1 dan 2,” ujarnya.

Aminullah menambahkan, sistem sekolah rakyat berbasis asrama, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal tetapi juga pembinaan karakter.

“Meski sempat menghadapi sejumlah kendala, seperti sebagian calon siswa yang keberatan dengan sistem asrama, pemerintah tetap optimis program ini akan berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Ia menambahkan, menjelang tahun ajaran baru 2026–2027, SRT 51 Bangkalan mendapat arahan langsung dari pusat untuk menerima 60 siswa baru (30 SD dan 30 SMP). Seluruh kebutuhan pendidikan ditanggung penuh oleh pemerintah pusat, mulai dari seragam, buku, biaya makan, hingga SPP yang digratiskan 100 persen.

“Bahkan, setiap siswa akan mendapatkan satu unit laptop untuk menunjang kegiatan belajar,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....