Rakyat dan TNI Gotong Royong Bau Pembangunan Jembatan di Bangkalan

  • 11 Agt 2026 16:07 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Pembangunan jembatan besi berstruktur baja WF di Dusun Larangan Tengah, Kabupaten Bangkalan telah mencapai progres 89,57 persen pada tanggal 10 Agustus 2026 dalam rangka Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat.
  • Jembatan ini menghubungkan dua wilayah desa dan menjadi wujud konkret kerjasama antara prajurit TNI dan masyarakat lokal untuk menghadirkan infrastruktur yang aman dan layak.
  • Pengerjaan jembatan difokuskan pada pengecatan bentangan besi WF dan penyetelan begisting plat beton untuk melindungi struktur dari korosi dan memastikan ketahanan jangka panjang.

RRI.CO.ID, Bangkalan - Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat di Dusun Larangan Tengah, Desa Penyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pembangunan jembatan besi berstruktur baja WF yang menghubungkan dua wilayah desa tersebut kini telah mencapai progres sebesar 89,57 persen pada Senin 10 Agustus 2026. Pembangunan akses penyeberangan ini menjadi wujud nyata sinergi antara prajurit TNI dan warga lokal demi menghadirkan infrastruktur yang lebih aman serta layak.

Di lokasi kegiatan, dua personel TNI bersama empat pekerja umum memfokuskan pengerjaan pada pengecatan bentangan besi WF serta penyetelan begisting plat. Lapisan cat dibalurkan secara merata untuk melindungi struktur baja dari potensi korosi, sementara penyetelan cetakan beton dilakukan secara presisi guna memastikan ketahanan bangunan.

Suasana gotong royong tampak hangat di tengah rimbunnya area pedesaan, di mana personel militer dan masyarakat setempat bahu-membahu menuntaskan setiap detail konstruksi di atas fondasi beton tersebut.

WS Danramil Klampis Peltu Iwan Rosadi menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini ditujukan untuk memberikan dampak positif jangka panjang bagi mobilitas harian warga sekitar. "Kami ingin jembatan ini menjadi penghubung aktivitas warga, mempermudah anak-anak menuju sekolah, membantu petani mengangkut hasil panennya, dan memperlancar roda perekonomian desa. Semangat Bhakti TNI AD untuk Rakyat adalah menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutur Iwan.

Infrastruktur penyeberangan ini difungsikan untuk memangkas jarak tempuh antarwilayah yang selama ini cukup menyulitkan warga Dusun Larangan Tengah. Selain mempermudah akses pendidikan dan sosial, keberadaan jembatan baru ini diproyeksikan mampu menekan biaya logistik hasil pertanian warga menuju pasar setempat. Sinergi di lapangan tidak hanya mempercepat proses fisik pembangunan, tetapi juga mempererat jalinan komunikasi serta kebersamaan antara prajurit dan pemukim desa.

Penyelesaian sisa pekerjaan fisik akan terus dipacu dalam beberapa hari ke depan hingga jembatan siap diresmikan dan digunakan secara penuh oleh publik. Melalui kerja sama yang terjalin erat antara TNI dan masyarakat, hadirnya jembatan ini diharapkan menjadi pendorong utama pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan warga di wilayah pelosok Bangkalan..

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....