Menteri Agama RI Resmikan KUA Madrasah SBSN Kaltim

  • 20 Feb 2026 21:05 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, IKN – Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar, secara resmi meresmikan Gedung Balai Nikah dan Layanan Keagamaan Kantor Urusan Agama (KUA) di tiga kecamatan di Kalimantan Timur serta ruang kelas baru Madrasah Tsanawiyah yang dibangun melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025‑2026.

Peresmian gedung tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama, simbol komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pendidikan di daerah, yang dilaksanakan di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara, pada Jumat 20 Februari 2026.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, mengatakan pembangunan fasilitas ini bagian dari upaya memperluas akses layanan keagamaan bagi umat dan masyarakat luas. “Penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama menjadi simbol nyata komitmen peningkatan kualitas layanan dan pendidikan keagamaan,” ujarnya.

Gedung yang diresmikan berada di KUA Kecamatan Bontang Selatan – Bontang, Muara Jawa – Kutai Kartanegara, dan Batu Putih – Berau. Ketiga gedung ini dirancang untuk memperkuat fungsi layanan administrasi nikah, bimbingan keluarga, serta layanan sosial-keagamaan lainnya sesuai dengan transformasi fungsi KUA saat ini.

Selain fasilitas KUA, Menteri Agama juga meresmikan ruang kelas baru Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Penajam Paser Utara. Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan ruang belajar yang lebih layak bagi siswa madrasah dan mendukung peningkatan mutu pendidikan keagamaan di lingkungan madrasah.

Proyek yang diresmikan seluruhnya dibiayai melalui skema SBSN, salah satu instrumen pembiayaan pembangunan infrastruktur yang dirancang khusus untuk sektor pendidikan dan keagamaan, memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya hadirnya fasilitas negara di tingkat akar rumput sebagai wujud nyata pelayanan kepada umat. “KUA dan madrasah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat kita memberikan layanan yang mempermudah kehidupan beragama dan kesempatan pendidikan yang layak,” ucapnya.

Peresmian ini juga menjadi momentum untuk memastikan layanan keagamaan dan pendidikan terus berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas, sekaligus memperkokoh nilai‑nilai spiritual dan sosial melalui fasilitas yang representatif dan mudah diakses.

Rekomendasi Berita