Ikuti Tren, Jukir di Balikpapan Terima Pembayaran Digital

  • 01 Feb 2026 18:13 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Wajah sistem perparkiran di Kota Beriman mulai berbenah. Perubahan ini bukan melalui proyek berskala besar, melainkan berangkat dari inisiatif sederhana di tingkat akar rumput. Di kawasan Jalan Ruhui Rahayu atau yang dikenal sebagai wilayah Ring Road, Balikpapan Selatan, layanan parkir kini tak hanya ditandai bunyi peluit juru parkir, tetapi juga kemudahan transaksi non tunai.

Salah satu juru parkir (jukir), Ipul, memilih beradaptasi dengan perkembangan zaman. Saat sebagian besar jukir masih mengandalkan pembayaran tunai, Ipul mengambil langkah lebih maju dengan menyediakan opsi pembayaran digital atau non tunai bagi para pengguna jasa parkir.

Langkah tersebut dilatarbelakangi perubahan kebiasaan masyarakat yang semakin jarang membawa uang tunai. “Banyak konsumen yang meminta pembayaran non tunai karena lebih praktis,” ujar Ipul kepada RRI Balikpapan, Minggu 1 Februari 2026.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari para pengendara. Andi, warga Balikpapan, mengaku terbantu dengan layanan tersebut. “Tinggal pindai lewat m-banking, lebih cepat dan aman, apalagi kalau sedang terburu-buru,” katanya.

Meski mengadopsi sistem digital, Ipul tetap mengedepankan nilai kemanusiaan. Ia tidak menetapkan tarif parkir secara kaku dan menyerahkan besaran pembayaran kepada keikhlasan pengendara. Bahkan, dalam kondisi tertentu, Ipul mengikhlaskan jasanya apabila pengguna parkir benar-benar tidak membawa uang.

Profesi juru parkir yang dijalani Ipul berada di bawah pengawasan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan. Keberadaan para jukir memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran lalu lintas serta mencegah kemacetan, khususnya di kawasan padat kendaraan.

Kisah Ipul menjadi gambaran bahwa digitalisasi tidak hanya milik pusat perbelanjaan modern, tetapi juga dapat menjadi sarana inklusi keuangan bagi sektor informal. Inovasi kecil ini turut mendorong tertib parkir dan meningkatkan kenyamanan berkendara di Kota Balikpapan.

Kesadaran masyarakat untuk memarkir kendaraan di lokasi yang diawasi juru parkir berkontribusi dalam menjaga citra Balikpapan sebagai kota yang tertib, aman, dan nyaman. Transformasi yang dilakukan Ipul membuktikan bahwa kemajuan kota dapat dimulai dari langkah sederhana, demi mempermudah sesama dan mencerminkan karakter masyarakat Balikpapan yang religius serta adaptif terhadap modernisasi.

Rekomendasi Berita