Pemprov Kaltim Targetkan Seluruh Desa Berlistrik Tahun 2027
- 09 Mar 2026 12:21 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes). Dalam satu tahun terakhir, sebanyak 38 desa baru di Kaltim berhasil teraliri listrik dari PT PLN (Persero).
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama PLN untuk memperluas jaringan listrik hingga ke wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, mengatakan penambahan desa berlistrik ini menunjukkan progres positif dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di Kaltim.
“Melalui Program Lisdes, dalam satu tahun terakhir sebanyak 38 desa berhasil terhubung dengan jaringan listrik PLN. Ini merupakan langkah penting untuk mempercepat pemerataan energi di seluruh wilayah Kalimantan Timur,” ujar Bambang Arwanto, Senin 9 Maret 2026, melansir dari rilis Pemprov Kaltim.
Ia menjelaskan, dari total sekitar 1.038 desa di Kalimantan Timur, sebelumnya tercatat 928 desa telah menikmati listrik dari PLN, sementara 110 desa masih mengandalkan sumber listrik non-PLN.
Dengan tambahan 38 desa yang kini teraliri listrik PLN, jumlah desa yang belum terjangkau jaringan listrik berkurang menjadi 72 desa.
Menurut Bambang, Program Lisdes tidak hanya bertujuan menghadirkan listrik, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Kehadiran listrik dinilai dapat membuka peluang ekonomi, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan layanan kesehatan dan teknologi informasi.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan seluruh desa di Kaltim sudah menikmati listrik PLN pada 2027. Karena itu, program ini akan terus dipercepat melalui sinergi dengan berbagai pihak,” katanya.
Dengan semakin luasnya akses listrik di wilayah pedesaan, diharapkan pembangunan daerah dapat berjalan lebih merata serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di seluruh Kalimantan Timur.