Konektivitas Laut Jadi Penopang Mobilitas Masyarakat dan Wisatawan Sabang

  • 08 Sep 2026 09:08 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Transportasi laut menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat Kota Sabang. Sebagai daerah kepulauan, kapal menjadi sarana utama yang menghubungkan Pulau Weh dengan Banda Aceh.

Konektivitas tersebut dilayani melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Balohan Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. Jalur ini digunakan masyarakat untuk bepergian, mengangkut kendaraan dan barang serta mendukung mobilitas wisatawan.

Koordinator Pelabuhan Balohan Sabang, Sapta Febriansyah Syahputra, mengatakan layanan penyeberangan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna jasa. Kapal Roll-on Roll-off atau RoRo melayani penumpang yang membawa kendaraan, sementara kapal cepat menjadi pilihan bagi penumpang tanpa kendaraan.

"Untuk penyeberangan RoRo saat ini ada KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2 yang melayani rute Balohan-Ulee Lheue," kata Sapta Senin 7 September 2026.

Kapal RoRo memiliki peran penting karena tidak hanya mengangkut penumpang tetapi juga kendaraan dan barang. Waktu tempuh penyeberangan rata-rata sekitar dua jam sehingga masyarakat perlu menyesuaikan jadwal perjalanan dengan keberangkatan kapal.

Kelancaran layanan penyeberangan juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi kebutuhan, perdagangan, pengiriman barang hingga mobilitas keluarga bergantung pada tersedianya transportasi laut yang berjalan baik.

Suasana padat di dek kendaraan KMP Aceh Hebat 2, yang dipenuhi sepeda motor wisatawan dan truk logistic. (Foto: RRI/Irzam)

Lebih lanjut diterangkan, Sektor pariwisata juga memiliki ketergantungan terhadap konektivitas tersebut. Wisatawan yang datang ke Sabang membutuhkan kepastian jadwal kapal untuk mengatur waktu perjalanan selama berada di Pulau Weh.

Suasana padat di dek kendaraan KMP Aceh Hebat 2 terlihat dipenuhi sepeda motor wisatawan dan truk logistik. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya peran angkutan RoRo dalam mendukung mobilitas orang sekaligus kendaraan dan barang.

Sapta Febriansyah Syahputra mengimbau calon penumpang untuk memperhatikan informasi keberangkatan sebelum menuju pelabuhan. Hal tersebut penting karena operasional penyeberangan dapat menyesuaikan kondisi teknis armada maupun cuaca di perairan.

"Penumpang sebaiknya memastikan jadwal terbaru sebelum berangkat ke pelabuhan agar perjalanan bisa disesuaikan dengan kondisi operasional," ujarnya.

Dengan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap transportasi laut, kelancaran rute Balohan-Ulee Lheue menjadi bagian penting dalam menjaga pergerakan orang, kendaraan dan barang.

Konektivitas tersebut sekaligus menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi dan pariwisata Kota Sabang. Kepastian layanan penyeberangan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat maupun wisatawan yang bergantung pada jalur laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....