Hamparan Pasir Hitam Pantai Anoi Itam Tarik Wisatawan ke Pulau Weh

  • 31 Agt 2026 22:57 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Hamparan pasir hitam menjadi ciri khas yang langsung membedakan Pantai Anoi Itam dari sejumlah pantai lain di Pulau Weh, Kota Sabang.

Berada di Gampong Anoi Itam, Kecamatan Sukajaya, pantai ini menawarkan perpaduan pasir vulkanik berwarna gelap, laut biru dan pepohonan hijau yang mengelilingi kawasan pesisir.

Pantai Anoi Itam berjarak sekitar 13 kilometer dari pusat Kota Sabang. Wisatawan dapat mencapai kawasan tersebut sekitar 25 menit menggunakan kendaraan bermotor melalui jalur timur Pulau Weh.

Perjalanan menuju lokasi menjadi bagian dari pengalaman wisata. Jalan yang berkelok dan menanjak membawa pengunjung melewati kawasan perbukitan hijau dengan sejumlah titik yang memperlihatkan panorama laut.

Begitu tiba, hamparan pasir hitam menjadi pemandangan yang paling mencolok. Warna gelap pasir berpadu dengan birunya air laut sehingga menciptakan karakter visual yang berbeda dari pantai-pantai lain di Sabang.

Salah seorang wisatawan, Dedi Asrial, mengatakan keunikan pasir menjadi alasan dirinya memilih berkunjung ke Pantai Anoi Itam.

“Pantai ini berbeda dari pantai lain karena pasirnya hitam dan terlihat eksotis. Suasananya juga masih alami dan nyaman untuk dinikmati,” ujar Dedi, Senin 31 Agustus 2026.

Menurutnya, karakter tersebut menjadi daya tarik yang dapat membuat Pantai Anoi Itam semakin dikenal wisatawan.

“Keindahan alamnya masih terjaga dan memiliki ciri khas yang tidak dimiliki pantai lain. Ini menjadi potensi besar untuk menarik wisatawan,” katanya.

Keunikan Pantai Anoi Itam tidak hanya terletak pada warna pasir. Kawasan pesisirnya juga menawarkan suasana yang relatif tenang bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama laut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Anoi Itam, Suhaimi, mengatakan pantai tersebut masih menjadi salah satu tujuan masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.

Menurutnya, kebersihan kawasan menjadi perhatian bersama agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

“Kami terus berupaya menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar agar wisatawan merasa nyaman saat datang ke Anoi Itam,” ujar Suhaimi.

Ia berharap dukungan terhadap pengembangan fasilitas wisata dapat terus ditingkatkan sehingga potensi kawasan dapat memberikan pengalaman yang semakin baik bagi pengunjung.

Nama Anoi Itam sendiri berasal dari bahasa Aceh. Anoi berarti pasir, sedangkan itam berarti hitam. Nama tersebut secara langsung menggambarkan karakter utama kawasan pesisir tersebut.

Warna pasir hitam di Anoi Itam berkaitan dengan material vulkanik Pulau Weh. Karakter geologi tersebut menjadi salah satu kekhasan alam yang membedakannya dari pantai lain di Sabang yang umumnya memiliki pasir berwarna lebih terang.

Selain menikmati hamparan pasir, wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas rekreasi di kawasan pesisir. Keindahan laut Pulau Weh juga menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata bahari, termasuk snorkeling dan diving di sejumlah kawasan perairan sekitar.

Pantai Anoi Itam juga memiliki nilai tambah dari sisi sejarah. Di kawasan tersebut terdapat sejumlah peninggalan pertahanan Jepang yang menjadi bagian dari jejak sejarah Perang Dunia II di Pulau Weh.

Keberadaan situs sejarah tersebut memungkinkan wisatawan menggabungkan wisata alam dengan wisata sejarah dalam satu perjalanan.

Perpaduan pasir hitam, panorama laut, lingkungan hijau dan jejak sejarah menjadikan Anoi Itam memiliki karakter wisata yang cukup lengkap.

Bagi wisatawan, perjalanan ke pantai ini bukan hanya tentang menikmati laut. Ada lanskap khas Pulau Weh yang dapat dilihat sepanjang perjalanan, pasir vulkanik yang menjadi identitas kawasan, serta cerita sejarah yang masih meninggalkan jejak hingga sekarang.

Jika kebersihan, kenyamanan dan fasilitas terus diperhatikan, Pantai Anoi Itam memiliki peluang untuk semakin kuat sebagai salah satu destinasi khas Kota Sabang.

Di antara banyak pantai yang menawarkan air jernih dan panorama bahari, Anoi Itam memiliki satu pembeda yang sulit ditemukan di tempat lain - pasir hitam yang menjadi identitasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....