HPI-BPKS Serius Garap Potensi Wisata Pulo Aceh

  • 15 Mei 2026 06:05 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Kolaborasi antarstakeholder pariwisata dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pengembangan sektor wisata di Pulo Aceh. Sinergi yang erat diharapkan mampu meningkatkan daya saing wilayah tersebut agar lebih dikenal luas dan menarik lebih banyak kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

Hal tersebut menjadi poin utama dalam kunjungan kolaborasi antara Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Aceh Besar bersama Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) yang berlangsung pada 9–11 Mei 2026. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim meninjau langsung sejumlah destinasi potensial di Pulo Aceh guna memetakan peluang pengembangan ke depan.

Rombongan mengunjungi beberapa lokasi unggulan, mulai dari Pasie Lambaro, Balu, Rinon, Meulingge, hingga situs bersejarah Mercusuar Willem’s Torren. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur serta potensi pengembangan wisata bahari berbasis masyarakat.

Ketua HPI Aceh Besar, Syahrizal atau yang akrab disapa Aduntea, menyatakan bahwa Pulo Aceh memiliki kekayaan alam yang luar biasa, namun masih membutuhkan dukungan terpadu dari berbagai pihak agar dapat berkembang maksimal.

“Kolaborasi stakeholder pariwisata perlu lebih erat dan mantap. Pemerintah, pelaku wisata, masyarakat, komunitas, hingga sektor swasta harus berjalan beriringan agar pengembangan wisata Pulo Aceh lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Aduntea dalam rilis yang diterima RRI, Kamis 14 Mei 2026.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada keindahan destinasi, tetapi juga harus mencakup kesiapan fasilitas pendukung. Hal ini meliputi transportasi yang memadai, ketersediaan homestay, restoran yang representatif, manajemen kebersihan kawasan, hingga strategi promosi digital yang konsisten.

Selain itu, masyarakat lokal dinilai memiliki peran penting dalam menjaga daya tarik wisata Pulo Aceh. Dukungan masyarakat melalui pelayanan yang ramah dan kesiapan menerima wisatawan menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.

Melalui kunjungan tersebut, HPI Aceh Besar dan BPKS berharap lahir langkah-langkah konkret dalam membangun paket wisata terpadu yang dapat menghubungkan potensi wisata Sabang dan Pulo Aceh sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh.

Dengan potensi alam yang masih asri dan suasana kepulauan yang khas, Pulo Aceh diyakini mampu menjadi magnet baru wisata bahari apabila didukung sinergi dan komitmen bersama seluruh stakeholder pariwisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....