Sektor Pariwisata Sabang Bergairah Seiring Kedatangan Kapal Pesiar
- 30 Apr 2026 21:41 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang- Kunjungan kapal pesiar internasional ke Kota Sabang dinilai sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Di sisi lain, arus wisatawan dalam jumlah besar dalam waktu singkat juga menuntut kesiapan daerah yang lebih matang.
Wakil Ketua DPRK Sabang Albina Arrahman mengatakan momentum singgahnya kapal pesiar seperti Azamara Onward harus dimanfaatkan secara optimal melalui penguatan infrastruktur dan pengelolaan destinasi.
Menurutnya, lonjakan kunjungan wisatawan menjadi indikator kuat bahwa Sabang memiliki daya tarik sebagai destinasi internasional. Meski demikian, kondisi tersebut juga menjadi tantangan dalam memastikan kualitas layanan tetap terjaga.
“Kunjungan seperti ini harus diimbangi kesiapan fasilitas, kebersihan, dan pelayanan. Ini peluang besar, sekaligus tantangan bagi daerah,” kata Albina Kamis 30 April 2026.
Ia menilai, aspek transportasi, akses menuju objek wisata, serta kesiapan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang baik bagi pengunjung.
Selain itu, Albina menekankan perlunya penguatan sektor UMKM dan keterlibatan masyarakat lokal agar dampak ekonomi tidak hanya bersifat sementara.
“Jangan sampai hanya menjadi persinggahan singkat tanpa dampak jangka panjang. Harus ada strategi agar wisatawan tertarik kembali, bahkan tinggal lebih lama,” ujarnya.
Sejumlah daerah tujuan kapal pesiar di Indonesia menunjukkan bahwa kunjungan yang dikelola dengan baik mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal, terutama pada sektor kuliner, kerajinan, dan jasa wisata.
Karena itu, DPRK Sabang mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat promosi wisata, meningkatkan kualitas destinasi, serta memastikan standar pelayanan yang ramah wisatawan.
Kunjungan kapal pesiar, lanjutnya, bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi tolok ukur kesiapan Sabang dalam mengelola arus wisatawan mancanegara.
Dengan pengelolaan yang terarah, Sabang berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan barat Indonesia, sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.
Diketahui, berdasarkan jadwal yang telah disusun, sebanyak enam kapal pesiar internasional direncanakan akan bersandar di Pulau Weh sepanjang tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....