DKP Aceh Perkuat Konservasi Penyu Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

  • 26 Jan 2026 22:25 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang– Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh menegaskan komitmennya dalam mendukung konservasi penyu di Kota Sabang. Pendekatan yang dilakukan berbasis pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Fungsional Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir DKP Aceh, Insyafrizal, mengatakan pembinaan terhadap kelompok konservasi di Sabang telah dilakukan sejak tahun 2021. Pemerintah memberikan pelatihan dan pendampingan sebelum akhirnya menetapkan kelompok tersebut sebagai mitra konservasi resmi pada akhir 2024.

“Ini memang menjadi komitmen tetap kami. Polanya dengan pemberdayaan masyarakat sekitar lokasi. Sejak 2021 sudah kita bina, lalu akhir 2024 kita SK-kan sebagai mitra konservasi Pemerintah Aceh,” kata Insyafrizal saat dikonfirmasi RRI, Senin (26/1/2026).

Dengan penetapan tersebut, kelompok konservasi memiliki legalitas untuk melakukan aktivitas perlindungan di kawasan yang menjadi kewenangan provinsi. Ia menjelaskan, status mitra binaan juga berarti kelompok tersebut wajib terus dibina agar semakin profesional dalam menjalankan kegiatan konservasi.

“Kalau sudah menjadi mitra dan sudah di-SK-kan, mereka sudah legal melakukan aktivitas di kawasan konservasi provinsi. Tentu tetap kita bina supaya ke depan lebih baik lagi,” ujarnya.

Insyafrizal menambahkan, pola pemberdayaan serupa telah diterapkan di sejumlah daerah lain di Aceh. Di Aceh Jaya misalnya, kelompok konservasi penyu telah dibina sejak 2012. Selain itu terdapat juga di Simeulue, Pulau Bangkaru Aceh Singkil, serta wilayah lain yang memiliki satwa dilindungi dan spesifik.

Menurutnya, pemerintah Aceh fokus memperkuat kapasitas sumber daya manusia kelompok konservasi melalui pelatihan dan studi banding. Jika kelompok menunjukkan konsistensi, dukungan sarana dan prasarana akan diberikan secara bertahap agar kegiatan perlindungan berjalan lebih efektif.

DKP Aceh berharap konservasi penyu di Sabang dapat berkembang menjadi model perlindungan satwa laut berbasis masyarakat yang berkelanjutan dan memberi manfaat bagi lingkungan serta ekonomi warga pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....