Spot Swafoto di Sabang Fair Jadi Rebutan Wisatawan
- 09 Nov 2025 19:38 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Selain keindahan bawah laut Pulau Rubiah, kawasan Sabang Fair di pusat Kota Sabang selalu menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke ujung barat Indonesia. Area terbuka yang menghadap langsung ke laut ini menjadi titik kumpul khususnya saat senja tiba.
Pemandangan khas Sabang Fair mulai terasa saat matahari perlahan meredup di ufuk barat. Langit jingga yang memantul di permukaan laut menciptakan warna siluet, sementara papan kayu bertuliskan nama-nama kota dunia seperti New York, Paris, Amsterdam, Berlin, Istanbul, dan Jakarta menjadi latar favorit bagi para wisatawan untuk berswafoto. Tak lama berselang, setelah sunset terbenam cahaya berubah menjadi kebiruan nan lembut (momen blue hour) yang menambah dramatis suasana sore di kawasan tersebut.
Salah satu pemandu wisata Safrizal, yang sudah lebih dari lima tahun menemani tamu berkeliling Pulau Weh, mengaku Sabang Fair adalah lokasi yang hampir selalu masuk dalam daftar kunjungan tamunya. Dirinya menambahkan keunikan Sabang Fair bukan hanya karena pemandangan laut dan landmarknya tetapi juga karena atmosfer sosial yang terasa akrab disini.
“Kalau sore di sini suasananya luar biasa. Banyak tamu yang sengaja minta berhenti lama cuma buat ambil foto di bawah papan penunjuk arah, dan biasanya tamu saling bantu ambil foto, ngobrol santai sambil kulineran dan menunggu sunset,” tutur Safrizal saat diwawancarai RRI Minggu, (9/11/2025).
Hal serupa disampaikan Rina Putri wisatawan asal Medan, Sumatera Utara yang datang bersama keluarganya. Ia mengaku kagum dengan keindahan Sabang Fair saat sore menjelang malam hari. Dirinya pun berharap Sabang Fair dikembangkan menjadi ruang publik terpadu, dengan area kuliner serta fasilitas pendukung wisata lainnya.
“Sudah dua kali kesini tapi tetap saja rasanya berbeda. Apalagi pas mau sunset dan setelahnya, langitnya cantik luar biasa. Banyak pedagang kecil jual jajanan, jadi kita bisa duduk sambil menikmati suasana,” sebutnya.
Amatan RRI di Lokasi, aktivitas masyarakat dan wisatawan semakin ramai menjelang malam. Anak-anak tampak bermain di area terbuka, tak jauh dari peninggalan kolonial seperti benteng dan meriam tua, sementara para pedagang kecil menata lapak di sisi jalan dengan penerangan sederhana.
Di tengah cahaya senja dan keramaian pengunjung, tempat ini menjadi saksi tawa, cerita, dan kenangan yang terus hidup di ujung barat Indonesia. Dengan segala pesonanya, kawasan Sabang Fair terus menawarkan pemandangan indah sembari juga menghadirkan suasana yang menghangatkan hati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....