Dispar: Masyarakat Ujung Tombak Kemajuan Pariwisata Sabang
- 05 Nov 2025 22:08 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang: Kemajuan sektor pariwisata di Kota Sabang tidak dapat dilepaskan dari peran aktif masyarakat. Warga menjadi garda terdepan dalam mendukung geliat pariwisata yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi lokal.
Partisipasi masyarakat yang tumbuh secara alami ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di ujung barat Indonesia. Banyak warga Sabang kini terlibat langsung dalam berbagai kegiatan wisata, baik secara individu maupun melalui komunitas.
Masyarakat secara mandiri berkontribusi dengan berjualan makanan di kawasan wisata, menyewakan peralatan snorkeling dan diving, hingga memproduksi serta memasarkan suvenir khas Sabang yang menjadi incaran wisatawan. Aktivitas ini tidak hanya memperkuat ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman wisata bagi para pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, saat dimintai tanggapan, mengakui besarnya peran masyarakat dalam mendorong kemajuan pariwisata daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berkontribusi secara aktif dalam menjaga dan mengembangkan destinasi wisata Sabang.
“Masyarakat merupakan ujung tombak dalam pengembangan pariwisata di Sabang. Tanpa keterlibatan mereka, kemajuan sektor ini tidak akan optimal. Karena itu, kami terus mendorong tumbuhnya pariwisata berbasis komunitas, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujar Harry, Rabu (5/11/2025).
Menurut Harry, Dinas Pariwisata Sabang secara berkelanjutan melaksanakan pembinaan dan pelatihan bagi pelaku usaha wisata. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing Sabang sebagai destinasi unggulan nasional.
“Kami ingin setiap masyarakat yang terlibat dalam aktivitas wisata dapat memahami pentingnya pelayanan prima dan kelestarian lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam membangun pariwisata yang tangguh dan berdaya saing,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh masyarakat, Pemerintah Kota Sabang optimistis pariwisata berbasis komunitas akan menjadi fondasi kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain meningkatkan kesejahteraan warga, pendekatan ini juga dinilai mampu menjaga kelestarian alam serta budaya yang menjadi daya tarik utama Sabang di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....