Hikmah dari Bencana Perkuat Iman Jelang Ramadan
- 08 Feb 2026 22:51 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Bencana alam yang terjadi di berbagai daerah, sering meninggalkan duka yang mendalam bagi korbannya. Hilangnya harta, tempat tinggal, bahkan kehilangan orang –orang tercinta menjadi ujian yang sangat berat.
Dalam Islam bencana atau musibah itu dipandang sebagai bagian dari kehendak Allah SWT. Semata-mata Allah SWT ingin menampakan bagaimana kelemahan umat manusia, tidak ada kuasa dan kekuatan manusia jika Allah telah mengambil kuasanya.” Jika Allah telah memberikan apa yang menjadi kekuatan darinya maka setiap bala, musibah, ujian, cobaan adalah semata Allah SWT ingin menampakan titik kelemahan manusia dan ingin menampakan bahwasanya Allah SWT itu yang maha kuat dan maha mengatur apapun yang Allah kehendaki”, hal ini disampaikan oleh Muhammad Imran, S.Pd, Mudir Rumah Quran Abu Musa Al-Asy’ari, dalam dialog Kajian Islami bersama RRI, Jum’at 6 Februari 2026.
Pandangan Islam terhadap bencana mengapa bisa terjadi pada umat manusia ialah karena Allah ingin menampakan kekuatannya dibalik kelemahan manusia. Artinya Allah tidak akan menurunkan bala musibah, cobaan dan ujian diluar batas kemampuan manusia itu sendiri.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT mengingatkan bahwa setiap ujian diberikan sesuai kemampuan hamba-Nya, seperti bencana bukan hanya hukuman semata, tetapi bentuk teguran dan peringatan serta bentuk kasih sayang Allah agar manusia mengingat-Nya. Hiruk pikuk dan kesibukan dunia telah membuat manusia lalai, sombong dan merasa cukup, maka musibah dan ujian datang untuk menyadarkan manusia.
Ustadz Muhammad Imran juga mengatakan bahwa adapun hikmah dari bencana dan musibah itu hadir dikehidupan manusia adalah:
· Bencana dapat menjadi pengingat bagi umat Islam agar kembali kepada Allah SWT. Artinya jika kita tidak diberi ujian, musibah dan bencana, bahwa kita sudah terlalu jauh dan terlena dari rasa syukur kepada Allah SWT.
· Bencana dapat menjadi sarana dalam meningkatkan keimanan, mengupgrade diri, serta kualitas hidup dan kembali istiqamah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
· Bencana merupakan ujian keimanan dan kesabaran. Allah SWT menguji hamba-Nya untuk melihat sejauh mana kesabaran dan keikhlasan manusia itu.
Lebih lanjut ia menyampaikan ada beberapa hal dalam persiapan menuju bulan Ramadan yaitu :
· Memperbanyak taubat dan istighfar
· Memperbanyak baca Al-Qur’an
· Memperbanyak sholat malam
· Membiasakan bersedekah
· Sebelum bulan Ramadan tiba untuk selalu mengingat kematian, karena kematian itu adalah nasihat
· Memperbanyak zikir
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....