Empati dan Rasa Aman, Kunci Pemulihan Luka Psikilogis
- 25 Jan 2026 23:55 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID - Sabang : Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, manusia tak hanya berisiko mengalami luka fisik, namun juga luka psikologis. Merupakan kondisi ketika seseorang mengalami tekanan emosional akibat peristiwa tertentu, seperti kehilangan orang terdekat, kegagalan, konflik, bencana, kekerasan verbal ataupun pengalaman traumatis lainnya.
Seringnya luka psikologis sering kali tidak terlihat secara kasat mata sehingga kerap diabaikan, padahal dampaknya bisa sama seriusnya dengan luka fisik. Maka penting sekali bagi seseorang yang mengalami hal tersebut untuk bisa berbagi cerita dengan orang terdekat, agar tidak dibiarkan terpendam sendiri yang bisa berpengaruh buruk bagi dirinya.
Najwa Miftahul Jannah, selaku Bendahara program TaKasi-SeRa mengungkapkan hal tersebut dalam perbincangan bersama Pro 2 RRI Banda Aceh, Rabu (14/1/2026). “Saat orang merasa tidak nyaman dengan apa yang dirasa, maka dia bisa berbagi, tidak mesti ke psikiater yang mahal atau psikolog. Dengan orang yang paling dekat, bisa cerita ke teman, kakak atau orang tua, itu sudah selangkah lebih maju dibandingkan memendam masalah sendiri,” pungkasnya.
Selain itu pertolongan lain yang dapat diberikan pada orang yang mengalami lukas psikologis dengan memberikan rasa aman. Perasaan takut, terancam dan tak berdaya kerap sekali membuat trauma bagi mereka yang tengah dilanda luka psikologis, karena itu kehadiran orang lain yang bisa mengerti akan dirinya dapat membantu mengurangi kecemasan yang dirasakan.
Dengan mendengarkan juga memberi kesempatan baginya untuk mengekspresikan perasaan dengan nyaman hal tersebut sangatlah membantu bagi mereka yang tengah mengalami luka psikologis. Tak kalah penting berikan juga ruang untuk mengenali dan menenangkan emosi yang dirasakan.
Membantu penyembuhan luka psikologis yang tak terlihat seperti luka fisik bertujuan untuk memberikan harapan, rasa aman serta kepercayaan diri seseorang. Dengan kepedulian dan empati dari orang terdekat, setiap yang mengalami luka batin dapat melangkah menuju proses pemulihan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....