Isra Mikraj Jadi Spirit Pemuda Aceh Bangkit Pascabencana

  • 22 Jan 2026 23:27 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Peristiwa Isra Mikraj dinilai menjadi sumber kekuatan spiritual bagi pemuda Aceh untuk bangkit dari dampak bencana, baik secara mental, sosial, maupun ekonomi.

Pengamat Sosial Kepemudaan ICOMAF, Ustadz Hadi Irfandi, mengatakan Isra Mikraj terjadi pada masa Rasulullah SAW berada dalam duka mendalam. Namun, peristiwa tersebut justru menjadi momentum penguatan iman dan semangat perjuangan.

“Isra Mikraj merupakan peristiwa pengangkatan kesedihan Rasulullah. Ini mengajarkan bahwa dari kesulitan akan lahir kekuatan dan harapan baru,” ujar Ustadz Hadi dalam dialog Kajian Islami, Jumat (16/1/2026).

Ia menambahkan, pemuda Aceh perlu menyeimbangkan antara ikhtiar dan tawakal dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana. Upaya tersebut dapat diwujudkan dengan terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, musibah tidak hanya menjadi ujian, tetapi juga sarana pengingat agar manusia tidak larut dalam kesombongan atas kemampuan yang dimiliki. Bencana juga diyakini sebagai penggugur dosa bagi mereka yang bersabar dan tetap berbuat kebaikan.

“Dalam setiap rezeki ada hak orang lain. Momentum bencana seharusnya mempertebal empati dan mendorong pemuda untuk lebih ringan tangan membantu sesama,” katanya.

Ustadz Hadi menegaskan, kebangkitan pemuda Aceh harus dilandasi iman yang konsisten. Nilai-nilai spiritual tidak boleh hanya menguat saat bencana terjadi, tetapi tetap terjaga dan diwujudkan dalam tindakan nyata setelah musibah berlalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....