Puisi Etnik, Suara Budaya dalam Karya Sastra
- 11 Jan 2026 23:19 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Puisi etnik ialah salah satu bentuk karya sastra yang lahir dari kekayaan budaya suatu kelompok masyarakat. Puisi tak hanya berfungsi sebagai media ekspresi penulisnya, tetapi juga menjadi sarana melestarikan identitas budaya dan kearifan lokal.
Begitupun dengan penyairnya, seorang penulis puisi tidak mesti memiliki latar belakang sastra, karena setiap orang pasti memiliki seni di dalam dirinya. Hal tersebut dijelaskan Sabariah, S. Pd. I, Koordinator PERRUAS Aceh dalam perbincangan bersama Pro 4 RRI Banda Aceh.
“Puisi itu tidak mengharuskan penulisnya memiliki latar belakang pendidikan apa, meskipun tidak sesuai, namun semua orang pastilah memiliki seni dan ada berbagai macam jenis kesenian yang ada, salah satunya menulis maka orang yang berseni tidak akan bergantung pada basic pendidikan apa, yang penting mau menulis dan terbuka sehingga menghasilkan puisi terbaiknya,” jelas Sabariah, Kamis (25/12/2025).
Pada setiap baitnya puisi etnik menghadirkan nilai-nilai tradisi, bahasa, serta cara pandang hidup masyarakat etnis tertentu. Hal tersebut menjadikan puisi etnik memiliki ciri khas yang berbeda dengan puisi modern yang lebih bebas dari ikatan budaya.
Puisi etnik memiliki peran penting dalam menjaga keberagaman budaya dari arus globalisasi, dengan perkembangan teknologi yang juga berpotensi menggeser budaya lokal, termasuk bahasa daerah. Karena hal itulah, puisi etnik tidak sekadar karya sastra, melainkan cerminan jati diri suatu bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....