Pohon Tumbang di Menara Merah Putih Sabang Bahayakan Wisatawan

  • 02 Okt 2026 08:40 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Dahan pohon tumbang di kawasan wisata Menara Merah Putih, Kota Sabang, dinilai berpotensi membahayakan pengunjung, wisatawan dan pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar lokasi. Kondisi tersebut kembali menyoroti keamanan pepohonan di kawasan wisata yang menjadi tempat masyarakat dan wisatawan berkumpul.

Di sekitar Menara Merah Putih terdapat sejumlah pedagang makanan dan kuliner serta warung kopi. Pengunjung juga kerap duduk dan beristirahat di sekitar pepohonan yang berada di kawasan tersebut.

Salah seorang pelaku usaha di sekitar lokasi, Ardiansyah, mengatakan dahan pohon beberapa kali jatuh di area yang digunakan pengunjung. Kondisi itu dinilai berisiko karena masyarakat sering duduk dan berkumpul di bawah pepohonan.

“Untuk risiko wisata ini, orang-orang duduk di sini. Ranting-ranting ini jatuh,” kata Ardiansyah, Jumat 2 Oktober 2026.

Ia mengatakan, beberapa bagian pohon sebelumnya telah jatuh di sekitar lokasi. Material yang jatuh belum sampai mengenai pengunjung, tetapi dapat membahayakan jika terjadi saat kawasan sedang ramai.

“Kadang-kadang lagi duduk, jatuh ranting itu di atas. Kalau sempat kena kepala orang, kena,” ujarnya.

Ardiansyah menyebut kondisi pepohonan tersebut telah dilaporkan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Sabang. Ia berharap kondisi pohon yang berada dekat dengan aktivitas masyarakat dapat segera diperiksa.

“Sudah, sudah upaya melaporkan,” katanya.

Selain dahan yang rawan jatuh, Ardiansyah juga menyoroti kondisi akar pohon yang disebut telah menyebabkan sejumlah bagian trotoar terangkat. Kondisi itu dinilai dapat mengganggu pejalan kaki yang melintas di sekitar kawasan.

Kekhawatiran terhadap pohon tumbang juga bukan tanpa kejadian sebelumnya di Sabang. Pada 20 Juli 2025, sebuah mobil Toyota Rangga tertimpa pohon tumbang di kawasan Wisata Kuliner, Gampong Kuta Bawah Barat, Kecamatan Sukakarya, saat angin kencang melanda wilayah tersebut.

Pemilik mobil saat itu disebut sedang berada di warung kopi dan baru meninggalkan kendaraannya sekitar dua menit sebelum pohon tumbang mengenai mobil. Peristiwa tersebut menyebabkan bagian atap mobil mengalami kerusakan cukup parah, sementara tidak ada korban jiwa.

RRI juga mencatat pohon tumbang menjadi salah satu kejadian bencana yang dominan di Kota Sabang. Berdasarkan data BPBD yang diberitakan RRI, sepanjang 2025 terdapat 109 kejadian pohon tumbang dari total 162 kejadian bencana yang tercatat.

Ardiansyah berharap pemerintah dapat memeriksa pepohonan yang berada dekat dengan tempat duduk, warung, pedagang dan jalur pedestrian di kawasan Menara Merah Putih. Penanganan dinilai perlu dilakukan sebelum dahan atau bagian pohon yang rawan jatuh menimbulkan kerugian maupun korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....